MISTERI PEMBUNUHAN DI ABDYA TERKUAK

Blangpidie, (Analisa). Misteri kematian Zulkifli (50), penduduk Gampong Ujong Tanoh, Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang mayatnya ditemukan di kebun pala, Kamis (3/1), mulai terkuak.
Polisi memastikan lelaki yang berprofesi sebagai penggalas (pedagang keliling) tersebut tewas dibantai secara brutal. Menurut keterangan polisi, pembantaian itu dilakukan oleh beberapa orang yang identitasnya sudah dikantongi penyelidik Polres Aceh Barat Daya.

“Ada beberapa nama yang patut kita curigai dan saat ini kita terus memintai keterangan beberapa saksi untuk pendalaman kasus,” ungkap Kapolres Abdya melalui Kasat Reskrim, AKP Marzuki SH, kepada Analisa, Jumat (11/1).

Marzuki mengakui, selain hasil pendalaman kasus, kepastian bahwa Zulkifli terlebih dahulu mendapat penyiksaan sebelum tewas terlihat dari hasil visum di jasad korban.

Ada luka yang ditemukan pada mayat, termasuk luka di bagian belakang kepala yang diduga dipukul dari belakang dan tusukan benda tajam di bagian dada.

Lebih lanjut Marzuki mengatakan, diduga pembunuhan itu dilakukan di tempat lain, baru setelah korban tidak berdaya pelaku membawa korban ke areal kebun pala dan diletakkan di bawah pohon belimbing.

Pada saat ditemukan, di samping mayat diletakkan sekantong plasti biji pala, sebilah parang dan topi untuk mengesankan korban jatuh saat mencoba mencuri pala.

Zulkifli, ayah sembilan anak, berprofesi sebagai pedagang keliling warga Ujong Tanoh ditemukan tewas dibawah pohon belimbing di salah satu kebun warga di Kecamatan Lembah Sabil setelah dua hari dikabarkan hilang.

Mayatnya ditemukan oleh penduduk setempat, Askin (35), ketika hendak menuju ke kebunnya di salah satu kebun milik seorang janda dengan jarak temuan setengah kilometer dari pemukiman warga. (ags)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *