KAWANAN PERAMPOK YANG DITABRAK KORBANNYA TERUS DIBURU

MEDAN(Berita): Tim Khusus Kepolisian Sektor Medan Baru, memburu tersangka perampok berinisial Hs,21,warga Karya VII tanah garapan, Desa Helvetia Deli Serdang. Keberadaan pelaku yang melarikan diri ke luar daerah Medan  kini sudah diketahui aparat.

Tersangka HS merupakan salah satu dari lima kawanan perampok pada insiden perampokan di Jalan Ir Djuanda, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia tepatnya di depan Hotel Pardede, Kamis (3/1)sekira pukul 03.00 WIB.

Pada insiden tersebut, keempat rekan HS, ditabrak oleh korbannya yang mengendarai mobil Xenia,BK 1143 KW,warna Silver, mengakibatkan dua kawanan perampok tewas ditempat dan dua orang lagi dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka serius.

Kapolsek Medan Baru,Kompol Jean Calvin Simanjuntak SH,SIK,MH, Kamis (10/1) mengatakan, keberadaan HS sudah diketahui dan aparat juga telah berhasil menyita  sepeda motor jenis Mio warna hitam tanpa plat polisi yang ditemukan berjarak kurang lebih puluhan meter dari kediaman tersangka.

Sebagaimana disebutkan lima kawanan perampok sebelumnya melakukan aksi kejahatan dengan menyetop dan menganiaya korbannya Zainal Lubis,22, pengemudi mobil xenia. Namun korban nekad berteriak dan melakukan pengejaran terhadap pelaku perampokan yang berujung dengan tewasnya 2 pelaku .”Jadi sampai saat ini penyelidikan kami periksa Zainal tetap sebagai korban, korban pencurian dengan kekerasan,”kata Calvijn.

Seperti diketahui, dua orang pelaku perampokan yakni Ronal Sitepu (18) dan Jhoni Gultom (28), tewas setelah pengejaran yang dilakukan oleh Zainal yang sebelumnya nyaris menjadi korban perampokan oleh kawanan perampok yang berjumlah 5 orang dengan senjata parang saat melintas di bundaran depan Pardede Hotel Jalan Ir H Juanda Medan.

Mengira mobil Xenia BK 1143 KW tak bisa dinyalakan, kelima perampok pun kabur karena diteriaki korban. Zainal, bersama adiknya Andri kemudian melakukan pengejaran terhadap kelima pelaku yang mengendarai 2 sepeda motor. Dari Juanda, perampok kabur mengarah ke arah Sudirman. Dengan kecepatan tinggi, Zainal mengejar.

Dari hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kata Calvijn, tabrakan tersebut terjadi karena kedua sepeda motor pelaku mengerem mendadak dan memutar arah guna menghindari pengejaran. Calvijn mengatakan, saat di depan Hotel Polonia, tiba-tiba kedua sepeda motor para pelaku memutar arah.

“Hasil penyelidikan memang dikejar. Jadi posisinya yang didepan itu Jupiter MX yang bonceng tiga diikuti Mio dan mobil dibelakangnya. Di depan Hotel Polonia Jupiter berbalik arah belok ke kiri, Mio mengikuti belok ke kanan. Mengelakkan itu, mobil ngerem mendadak dan terpelanting kemudian menghantam para pelaku,” ujar Kapolsek Medan Baru.

Dikatakan Calvijn, kelima pelaku terjatuh. Namun satu kabur yakni HS meninggalkan keempat temannya Ronal Sitepu (18) dan Jhoni Gultom (28), Josua Purba dan Dapot Hutauruk.

Ronal dan Jhoni akhirnya tewas dengan luka parah, sedang Josua dilarikan ke RS Bhayangkara Medan, sedangkan Dapot Hutahuruk,16, mendekam di ruang tahanan Brimobdasu Dalam kasus ini polisi menyita barang bukti berupa mobil  Xenia,BK 1143 KW,warna Silver, sepeda motor Yamaha Jupiter Mx tanpa plat polisi milik kawanan perampok ,serta serta senjata tajam milik para tersangka seperti kelewang,gergaji,,kunci linggis,kalung besi,dompet,jam tangan,handphone,lakban,pisau dapur, gelang besi dan tas sandang.(pdr)
sumber: beritasore

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *