JACKPOT KAMPUNG KUBUR DIGEREBEK , JUDI SAMKWAN TUNTUNGAN TIDAK TERSENTUH HUKUM

MEDAN ( Berita ) : Puluhan anggota Reserse Poldasu dibantu 20 personel Brimobda Sumut bersenjata lengkap menggerebek permainan judi jackpot dari dua lokasi di kawasan Kampung Kubur, Medan Petisah, Kamis (10/1). Enam tersangka ditangkap dari dua lokasi tersebut dengan barang bukti 9 mesin jackpot, 100 koin dan uang Rp 127 ribu.

Wakil Direktur Dit Reskrimum Poldasu AKBP Wawan Munawar di dampingi Kasubdit III Umum AKBP Andry Setiawan dan Kanit Judi Kompol Saptono mengatakan kepada wartawan, sebelum melakukan penggerebekan, polisi mengintai lokasi perjudian tersebut selama sepekan.“Sudah satu minggu kita intai.

Rencananya lima hari lalu akan digerebek, tetapi gagal karena informasinya bocor. Baru hari ini berhasil digerebek,” kata Wawan. Menurut Wawan, pihaknya banyak menerima informasi tentang praktik perjudian jenis jackpot di Medan, salah satunya di kawasan Kampung Kubur.“Selain di Kampung Kubur, ada beberapa lokasi yang sedang kita intai. Penggerebekan judi iniakan terus dilakukan,” tegasnya.

Di Kampung Kubur, pengelola perjudian itu menempatkan mesin jackpot di lorong-lorong (gang), sehingga tidak terpantau. “Sembilan mesin yang kita amankan ini bukan dari satu lokasi, tetapi dari beberapa  lorong di Jln. Taruma dan Jln.Zainul Arifin, Kampung Kubur.

Permainannya menggunakan koin seharga Rp1.000. Jika menang, maka para pemain mendapatkan hadiah puluhan kalilipat.,” kata dia. Enam tersangka yang diamankan yakni pengelola dan penyedia tempat jackpot berinisial SR, 29, warga Kampung Kubur, serta lima pemain masing-masing DS, 36, (satpam), warga Jln. Sekip Petisah Timur; Ram, 50, warga Jln. Zainul Arifin, Petisah Tengah (pedagang); Yun,34, (penarik becak), pendudukJln. Taruma; Riz, 35, (penarik becak) penduduk Jln. Taruma dan Ronald Hasibuan, 39, (penarikbecak) penduduk Jln. Darus-salam.

“Berdasarkan pengakuan tersangka, pemilik jackpot adalah seorang pria berinisial R, warga Kampung Kubur, yang kini masih diburon. Para tersangka dijerat pasal 303 dengan ancaman lima tahun penjara,”tambah Wawan.

Tentang keberadaan 20 anggota Brimob, Wawan mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. “Hanya untuk back up saja,kalau ada masalah di lapangan,”kata dia.

Tidak tersentuh

Sementara itu, praktik perjudian jenis samkwan di kawasan Tuntungan tidak tersentuh hukum. Penggerebekan yang dilakukan polisi berulangkali, tidak pernah membuahkan hasil. Diduga rencana penggerebekan itu selalu dibocorkan oknum sehingga pengelola markas judi bisa secepatnya mengosongkan lokasi tersebut.

Pihak Polresta Medan yang dikonfirmasi hanya menyatakan segera memantau lokasi judi di kawasan Tuntungan tersebut. Mereka mengaku tetap komit memberantas semua bentuk perjudian yang ada di wilayah hukum Polresta Medan.

“Semua bentuk perjudian tetap kita berantas. Mengenai keberadaan judi di kawasan Tuntungan segera kita pantau lagi,” kata Kasat Reskrim Kompol Yoris Marzuki melalui Kanit Judi Sila AKP Edy Safari, Kamis(10/1).

Kemarin, kata Edy, pihaknya sudah melihat lokasi tersebut tapi tidak ada aktivitas perjudian. “Sudah kita pantau lokasinya, tapi tidak ada kegiatan judi. Kepada masyarakat yang mengetahui adanya judi, segera lapor kepada pihak kepolisian,”jelasnya.

Menurut Edy, untuk memberantas praktik perjudian dibutuhkan partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian. “Peran warga sangat dibutuhkan untuk memberantas penyakit masyarakat ini,” tambahnya

Togel

Sementara itu, seorang bandar judi toto gelap (togel), ditangkap Reskrim Unit Judi Sila Polresta Medan dalam penyergapan di Jln. Pertahanan Patumbak, Rabu (9/1). Dari tersangka P, 40, polisi menyita uang ratusan ribu rupiah, rekapan judi togel dan handphone berisi pesan singkat berupa angka judi togel untuk dijadikan barangbukti.

Informasi di Polresta Medan, penangkapan bandar judi togel itu berawal dari informasi masyarakat. Bandar judi togel yang berlokasi di Jln. Pertahanan ini memiliki omset puluhan juta rupiah untuk sekali putaran.

Kemudian polisi melakukan penyelidikan dan menyamar sebagai pemasang togel. Ketika tersangka hendak menerima uang tersebut, polisi langsung menyergapnya dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Kanit Judi Sila AKP Edy Safari ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan bandar judi togel tersebut. “Tersangka P sudah kita periksa dan kini mendekam di ruang tahanan Polresta Medan menunggu berkasnya dilimpahkan ke jaksa,” katanya.(WSP/m27/m39)
sumber: beritasore

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *