BALITA DIPERKOSA SAMPAI PENDARAHAN

Ibu mana yang tak hancur hatinya ketika mengetahui anaknya jadi korban pemerkosaan. Di Sei Mencirim Dusun II, Kel. Paya Geli, Kec. Medan Sunggal seorang balita berusia 4 tahun diperkosa tetangganya, An (16) hingga berdarah-darah, Rabu (9/1) pagi.

Melati, inisial korban, sontak menangis sejadi-jadinya begitu masuk rumah. Celananya telah dibasahi darah yang terus menetes membasahi lantai rumahnya.

Melihat kondisi anaknya, R (inisial orangtua Melati) pun menjadi resah. Beribu pertanyaan muncul diotak wanita yang telah melahirkan Melati.

Dengan hati-hati R menanyakan apa yang terjadi pada Melati. Bukannya menjawab, balita 4 tahun itu malah menangis sejadi-jadinya. R, pun kian kelimpungan menghadapi anaknya.

Namun kegelisahan dalam dirinya, membuat R terus berusaha mencari tau penyebab darah yang mengucur dari kemaluan anaknya.

Akhirnya Melati bercerita kalau dia baru main An, tetangganya ke sebuah rumah kosong. Di sana celananya dibuka dan diperkosa sampai pendarahan. Melati yang menangis lantaran menahan sakit, diantara An pulang.

Tak terima dengan perlakuan An terhadap anaknya, R pun mendatangi kediaman pelaku. Meski gagal bertemu An, ibu Melati menceritakan perlakuan An terhadap anaknya. Sayang, keluarga An menolak tuduhan itu dan menganggap R mengada-ada.

Sakit hati disepelekan keluarga An, R melaporkan kejadian itu ke Polsekta Medan Sunggal. Pihak kepolisian pun meminta R membuat visum medis di RSU Bina Kasih untuk memperkuat laporannya.

Saat ditemui POSMETRO, R tampak tak ingin berkomentar banyak. “Enggak tau aku kejadian itu bang,” ujar wanita memakai jaket merah itu.

Saat dikonfirmasi ke Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal, Iptu Bambang Gunanti Hutabarat membenarkan laporan tersebut dan kini pihaknya masih melakukan olah TKP (Tempat kejadian Perkara). (gus/bud)
sumber: posmetro

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *