POLRES NIAS BONGKAR SINDIKAT PENCURIAN HP KIRIMAN SENILAI PULUHAN JUTA

Dua Satpam Bandara Binaka Ditangkap

Gunungsitoli-andalas Satuan Reserse Kriminal Polres Nias berhasil membongkar sindikat pencurian puluhan handphone (HP) kiriman senilai puluhan juta rupiah di Bandara Binaka, Jalan Pelabuhan Udara, Kecamatan Gunungsitoli, Selasa (8/1).

Dalam pengungkapan tersebut selain menyita barang bukti 15 unit HP berbagai merek, battery dan dekstop merek HP, petugas Reskrim Polres Nias juga menangkap dua anggota sindikatnya.

“Kedua tersangka masing-masing, Agusman Jaya Zamasi alias Agus (26) dan O’öziduhu Bate’e alias Ama Muni (40). Mereka merupakan Satpam di Bandara Binaka Gunungsitoli.

Keduanya kami tangkap ketika sedang berjaga malam di posnya pada pukul 05.00 WIB,” kata Kepala Polisi Resor Nias AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK MHum kepada andalas, Selasa (8/1) malam.

Lebih lanjut Mardiaz menjelaskan, pengungkapan kasus pencurian HP kiriman itu merupakan rangkaian penyelidikan atas laporan polisi atas nama tiga korbannya, Rommy Yanto alias Hengky, Fransiskus Gani alias Bobi dan Sugianto Khosasita.

Dalam laporannya, mereka mengaku kehilangan barang kiriman dari Medan berupa HP sejumlah 44 unit berbagai merek, 1 unit Samsung Galaxy Note 8000 dan 10 buah battery dan Dekstop merk HP, dengan total kerugian sebesar Rp37.300.000.

“Terbongkar kasus ini setelah anggota kami melakukan penyelidikan atas hilangnya isi paket kiriman yang berisi HP di Bandara Binaka diketahui bahwa ada beberapa HP yang hilang sedang digunakan.

Anggota berhasil membekuk tersangka yang sedang berjaga malam di posnya pada pukul 05.00 WIB. Dari tangan masing-masing tersangka diamankan HP yang merupakan hasil curian.

Setelah dilakukan pengembangan, ditemukan belasan barang bukti HP curian lainnya yang disembunyikan di masing-masing rumah tersangka,” papar Mardiaz.
Dalam pemeriksaan, tersangka Agusman mengaku telah melakukan pencurian sebanyak dua kali dengan hasil 9 unit HP berbagai merk dan 1 unit Samsung Galaxy Note.

Sementara O’öziduhu berhasil menggasak 5 unit HP berbagai merk. berdasarkan penuturan kedua tersangka mereka melakukan aksinya tidak secara bersama-sama,” tambah Mardiaz.

Lebih lanjut Mardiaz menjelaskan, pencurian pertama kali dilakukan tersangka Agusman pada Kamis (25/10/2012) pada saat bertugas jaga malam berkeliling mengecek ruangan-ruangan di dalam Bandara Binaka.

Tersangka melihat tumpukan kardus di dalam ruangan Kargo/ Barang Wings Air, kemudian tersangka mengecek isi dari kardus yang terbuka dan langsung mengambil 5 kotak HP yang langsung dibawa pulang ke rumahnya yang tidak jauh dari Bandara.

Berhasil pada aksinya yang pertama, tersangka kembali mengulangi aksi pada Rabu (19/12/2013) dengan membawa pulang 4 kotak HP berbagai merk, dan 1 kota Samsung Galaxy Note.

Sementara itu beberapa hari menjelang natal, tersangka O’öziduhu Bate’e yang tidak mengetahui rekan kerjanya telah melakukan pencurian juga melakukan aksi pencurian dengan alasan berpatroli di ruangan-ruangan, kemudian tersangka mengambil 5 kotak HP berbagai merk.

“Saat ini kedua tersangka dan barang bukti masih ditahan di Mapolres Nias untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut, keduanya akan dikenakan Pasal 363 Subs Pasal 362 dari KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tegas Kapolres Nias AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK MHum. (HER)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *