PEMBANGUNAN 180 KIOS PEDAGANG BUKU TAHAP FINISHING

Medan-andalas Wali Kota Medan Rahudman Harahap optimis pembangunan 180 kios penampungan di Jalan Pegadaian Medan akan rampung dalam bulan ini. Dengan begitu seluruh pedagang buku yang selama ini berjualan di sekitar Lapangan Merdeka Medan dapat segera pindah.

“Dari 180 kios, sebagian tinggal tahap finishing (penyelesaian akhir) dan sebagian lagi dalam proses pembangunan, Januari ini semua kios selesai dibangun. Kawasan ini juga akan dilengkapi fasilitas lampu jalan sehingga para pedagang buku bisa berjualan sampai malam,” kata Rahudman Harahap ketika meninjau lokasi pembagunan kios pedagang buku tersebut, Selasa (8/1).

Didampingi sejumlah pimpinan SKPD jajaran Pemko Medan, dalam peninjauan itu Wali Kota Medan terlihat serius memeriksa kontsruksi bangunan dan rak-rak buku yang telah selesai  dibuat. Pemberian fasilitas itu dilakukan agar warga semakin tertarik mengunjungi lokasi tersebut.

“Selain pedagnag buku, di lokasi ini juga ada pedagang menjual makanan dan minuman, sehingga warga semakin tertarik mengujunginya,” jelas Rahudman.

Untuk itu, Rahudman berharap agar pihak ketiga dapat secepatnya menyelesaikan pembangunan kios yang diperuntukkan bagi seluruh pedagang buku yang selama ini berjualan di sekitar Lapangan Merdeka Medan.

Jika kios sudah selesai dibangun, Rahudman juga menginginkan agar kawasan itu menjadi salah satu ikon Kota Medan yakni tempat menjual buku-buku dengan harga terjaungkau, mengingat belum ada tempat berjualan buku seperti itu.

“Lokasi ini kita harapkan menjadi ikon Kota Medan yang dapat dimanfaatkan para pelajar maupun mahasiswa untuk membeli buku dengan harga yang relatif terjangkau. Karena itu, kita minta kepada pihak ketiga agar secepatnya menyelesaikan pembangunan kios-kios ini,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Rahudman menyampaikan rencananya untuk memberikan bantuan kepada para pedagang buku guna mengembangkan usaha para pedagnag buku. Salah satunya dengan memberikan bantuan bergulir maupun dalam bentuk koperasi.

“Kita sedang mengupayakan untuk memberikan bantuan kepada para pedagang buku setelah mereka menempati kios-kios ini,” ungkapnya.

Seperti diketahui, para pedagang buku terpaksa dipindahkan dari kawasan Lapangan Merdeka akibat pembangunan Sky Bridge (jembatan penghubung) antara Lapangan Merdeka dengan Stasiun Kereta Api guna mendukung operasional City Airport Terminal (CAT) Bandara Kuala Namu yang dibuat di Stasiun Kereta Api. (BEN)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *