PEMBEBASAN LAHAN BENDUNGAN LAU SIMEME DIAGENDAKAN

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengagendakan pembebasan lahan untuk pembangunan Bendungan Serba Guna Lau Simeme di Desa Kuala Dekah, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, pada tahun 2013.

Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi D DPRD Sumut di Medan,  Kepala Bappeda Sumut Riyadil Akhir Lubis mengatakan, pihaknya telah menyiapkan seluruh dokumen dan administrasi untuk pembangunan bendungan tersebut.

Ia mencontohkan dengan dokumen tentang lahan yang perlu dibebaskan, desain bendungan, hingga teknis pembangunan bendungan yang memiliki multifungsi itu. “Semuanya telah disiapkan,” katanya, hari ini.

Menurut dia, dengan persiapan secara dokumen dan administrasi tersebut, pihaknya tinggal menunggu keputusan pemerintah untuk menjadikan pembangunan bendungan itu sebagai prioritas guna dipercepat.

Namun sebagai bentuk kemajuan agar dapat dijadikan proyek prioritas, Pemprov Sumut harus dapat membebaskan lahan tersebut pada tahun 2013.

Setelah itu, pemerintah Badan Perencanaan Pembangunan nasional (Bappenas) akan mencarikan dana pembangunan bendungan serba guna di lahan dengan luas sekitar 200 hektare tersebut. “Baik dari APBN mau pun pinjaman. Itu tugas Bappenas,” katanya.

Ia menambahkan, dari survei dan kajian yang telah dilakukan, dibutuhkan dana sekitar Rp1,3 triliun untuk pembangunan Bendungan Lau Simeme dengan masa pembangunan sekitar tiga tahun.

Jika pembangunannya telah diselesaikan, masyarakat Sumut akan merasakan manfaat yang besar, terutama untukmengantisipasi banjir 40 tahunan di Kota Medan.

Sebelumnya, dalam pertemuan Forum Ketua Menteri dan Gubernur (Chief Minister and Governors Forum/CMGF) Indonesia-Malaysia-Thaland Growth Triangle (IMT-GT) ke-8 di Medan pada awal Desember 2011, Pelaksana Tugas Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho Gatot mengatakan, Bendungan Serba Guna Lau Simeme memiliki nilai yang strategis karena dapat mengatasi permasalahan banjir di Kota Medan yang merupakan ibukota Provinsi Sumut.

Selain itu, infrastruktur tersebut juga mampu menyediakan ketersediaan air untuk diolah menjadi air bersih sebanyak 3.000 liter per detik.

Kemudian, bendungan yang akan dibangun di Desa Kuala Dekah, Sibiru-biru, Deli Serdang tersebut juga dapat menghasilkan energi listrik yang belakangan ini semakin dibutuhkan masyarakat.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *