POLISI MASIH DALAMI KASUS SABOTASE AKSI JALAN KAKI

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Kepala Bidang Humas Polda Lampung Ajun Komisaris Besar (Pol) Sulistyaningsih mengatakan, polisi masih menyelidiki kasus terbakarnya mobil pengangkut logistik yang digunakan dalam aksi jalan kaki petani Jambi menuju Jakarta. Sementara ini belum diketahui pelaku dan motifnya.

Andi Saputra, aktivis dari Serikat Tani Nasional (STN) Jambi yang turut serta dalam aksi jalan kaki itu, Sabtu (5/1/2013), mengatakan, pihaknya telah melaporkan insiden terbakarnya mobil pikap beserta logistik para petani kepada polisi.

Di dalam mobil yang terbakar itu, ditemukan dua bom molotov yang telah terbakar.

Andi meyakini kejadian itu adalah sabotase dari pihak-pihak tertentu yang tidak menyukai aksi mereka yang menuntut pengelolaan lahan berkeadilan.

Petani Jambi yang ikut dalam aksi ini adalah petani Suku Anak Dalam 113, Kunangan Jaya di Batanghari, dan Mekar Jaya di Sarolangun. Mereka berangkat dari Jambi sejak 12 Desember 2012. Komite Deputi Politik Komite Pimpinan Wilayah PRD Lampung Rakhmat Husein curiga, ada kekuatan besar yang mencoba untuk menyabotase atau menghalang-halangi aksi itu.

“Dukungan aksi jalan kaki ini kan terus meluas. Dukungan simpati pun mengalir dari masyarakat yang dilintasi. Pihak-pihak yang terkait mungkin gerah,” ujarnya.
sumber: kompas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *