PEMKAB DIMINTA KEMBALIKAN FUNGSI PANTAI BEBAS PARAPAT

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN – Fungsi pantai bebas Parapat, Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun diperuntukkan adalah untuk memberikan kenyamanan bagi para pengunjung. Termasuk untuk sarana memberikan kesan pariwisata yang lebih luas bagi pengunjung Danau Toba.

Hanya saja, kini fungsi pantai bebas kerap dialihkan. Termasuk untuk bongkar barang dalam skala besar. Seperti pengamatan Tribun Medan pada akhir tahun 2012 yang lalu, sekitar tujuh container bermuatan masing-masing 30 ton pakan ikan melakukan bongkar muat di pantai bebas.

Kondisi ini tentu sangat mengganggu para pengunjung dan warga yang ada di sekitar tempat tersebut. Dimana warga yang memilih rekreasi di daerah tersebut terpaksa memilih lokasi lain, atau bahkan jera untuk datang ke daerah itu.
Seperti pengakuan seorang pekerja yang ditemui saat itu, mengatakan pihaknya selalu bongkar pakan ikan di daerah itu dari Senin hingga Jumat sepanjang tahun. “Ratusan ton lah bang, inilah untuk pakan ikan yang dikeramba apung itu,” ujarnya dan enggan menyebutkan namanya.

Saat wartawan meyakinkan, bahwa pihaknya melakukan bongkar pakan di Pantai Bebas tersebut pria berkulit gelap terpanggang sinar matahari itu meyakinkannya. Bahkan ia sebagai seorang pekerja mengetahui bahaya nya mengantar racun danau itu, sehingga suatu saat akan merusak panorama Danau Toba.

Dan ketika itu, Camat Girsang Sipangan Bolon Drs Ojahan Nainggolan membenarkan bahwa bongkar pakan ikan itu memang dilakukan disana. “Iya, ini memang disini bongkar pakan,” ujarnya singkat saat mengawasi stafnya yang melakukan kebersihan di daerah itu menyambut Pesta Danau Toba 2012.

Bahkan, saat ditanya apakah tidak seharusnya dilakukan di Pelabuhan yang fungsinya untuk pengakutan sewa dan barang? Ojahan juga tidak mau mengomentari terlalu jauh sata itu.

Untuk itu, Politikus PDI Perjuangan Rospita Sitorus meminta agar pemerintah Kabupaten Simalungun memperhatikan hal itu. Karena dengan kondisi seperti itu, tentu akan merusak suasana panorama Danau Toba yang seharusnya dijaga dan dilakukan pembenahan yang lebih lagi.

“Saya kira, semua pihak bertanggungajwab untuk melakukan perbaikan potensi pariwisata Danau Toba. Pemkab harus kembalikan fungsi Pantai Bebas, bukan untuk bongkar pakan ikan,” ujar anggota DPRD Simalungun ini kepada Tribun Medan.
sumber: medan.tribunnews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *