WARGA TRAUMA MELUAPNYA SUNGAI SIBULUAN

Tapteng-andalas Sejumlah warga Desa Aek Tolang Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mengaku trauma dengan meluapnya Sungai Sibuluan yang merendam ratusan rumah penduduk di daerah tersebut.

Salah seorang warga Tapanuli Tengah Sabhan (38) saat dihubungi Kamis, mengatakan, banjir yang terjadi kamarin pagi itu, mengakibatkan rusaknya perabotan rumah tangga warga berupa kursi, meja, lemari dan lainnya.

Peristiwa banjir yang terjadi di akhir tahun 2012 itu, menurut dia, akibat Sungai Sibuluan meluap setinggi lebih kurang tiga meter, sehingga rumah penduduk mengalami banjir.

“Seluruh rumah warga di Desa Aek Tolang dan termasuk kompleks perumahan yang ada di daerah tersebut tergenang banjir selama sembilan jam, dan tidak ada korban jiwa atas peristiwa fenomena alam tersebut,” kata Sabhan.

Ia menyatakan, rumah penduduk banyak yang mengalami kerusakan akibat diterjang air yang cukup deras berasal dari Sungai Sibuluan.

Bahkan, katanya, saat terjadinya banjir bandang yang berasal dari hulu Sungai Sibuluan yang cukup besar itu, sejumlah penduduk terpaksa bekerja keras menyelamatkan barang berharga milik mereka.
Selain itu, sejumlah penduduk yang rumahnya tergenang banjir merasa bingung dan hanya kelihatan berdiam diri di rumah menunggu surutnya air.

“Mereka hanya pasrah dengan peristiwa tersebut. Yang mengherankan lagi adalah di kompleks perumahan Desa Aek Tolang yang berjarak lebih kurang 2 kilometer dari Sungai Sibuluan itu, juga mengalami banjir,” ujarnya.

Sabhan mengatakan, ini merupakan peringatan bagi warga agar tetap waspada bila terjadinya cuaca ekstrem dan hujan turun sangat lebat yang terjadi akhir-akhir ini.

Ditambahkan, meluap dan tingginya debit air di Sungai Sibuluan itu, karena hujan turun sangat lebat sejak pukul 20.00 WIB hingga din hari, sehingga merendam rumah penduduk.

“Kerugian yang dialami penduduk akibat peristiwa banjir di Desa Aek Tolang, Kabupaten Tapanuli Tengah mencapai ratusan juta rupiah,” kata Sabhan.

Kabupaten Tapanuli Tengah secara administratif terdiri atas 15 kecamatan dengan 145 desa dan 15 kelurahan. Luas wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah adalah 2.194,98 kilometer persegi (KM2) atau 219.498 hektare, dengan jumlah penduduk 290.545 jiwa.(ant)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *