TAK BANYAK TENAGA KERJA DARI SUMUT UNTUK KUALANAMU

MedanBisnis – Medan. Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, yang tahun ini dijadwalkan akan mulai beroperasi, tidak akan menyerap banyak tenaga kerja dari Sumut. Jika pun ada, tenaga kerja yang dibutuhkan diperuntukkan untuk pekerjaan level bawah.
“Sumut belum memiliki SDM yang banyak untuk menempati posisi kerja di level atas. Paling tidak, nanti kalau sudah beroperasi hanya ada pengalihan jenis sektor kerja dari pertanian ke sektor industri saja,” terang pengamat ekonomi Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Ishak Ishak kepada MedanBisnis, Jumat (4/1).

Apalagi, lanjutnya, pemerintah pusat memiliki peran yang sangat besar atas pembangunan Kualanamu. Dikhawatirkan, ujarnya, karena andil yang begitu besar sehingga memengaruhi perekrutan dan pemakaian tenaga kerja yang berasal dari luar Provinsi Sumut.

“Dikhawatirkan para pekerja untuk level atas diambil dari Jawa dan Jakarta, sedangkan masyarakat asli hanya pekerja di level bawah saja,” ucapnya.

Untuk itu, ujarnya, pemerintah daerah harus membuat kebijakan yang menguntungkan daerah. Dia memisalkan seperti pembatasan penerimaan pekerja untuk di level atau kedudukan tertinggi di luar Provinsi Sumut.

Sementara itu, pengamat tenaga kerja Sumut, Thoga Sitorus menambahkan, peningkatan kualitas SDM di Sumut merupakan tugas dari Dinas Tenaga Kerja, akademisi atau perguruan tinggi. Kedua pihak itu, katanya, harus berkolaborasi dengan baik.

“Sehingga pendidikan atau pihak akademisi mengetahui tenaga ahli apa saja yang dibutuhkan untuk memenuhi posisi pekerjaan jika Bandara Kualanamu beroperasi,” ujarnya.  (ramita harja)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *