SOSOK EFFENDI SIMBOLON CEPAT TERSOSIALISASI KARENA PRO-KONTRA

MEDAN ( Berita ):  Hiruk pikuk pemilihan Gubernur Sumut yang membuat kaget para aktivis, politisi dan sebahagian masyarakat Sumut terkait kehadiran sosok pengusaha dan politisi nasional Effendi MS Simbolon yang belum pernah namanya disosialisasikan maju sebagai kandidat dalam Pilgubsu 2013,ternyata cepat tersosialisasi dalam waktu singkat di Sumut.

Cepatnya nama Effendi Simbolon tersosialisasi selain karena memang memiliki kemampuan dan layak ‘jual’ juga karena didukungadanya pro-kontra mengenai penunjukannya sebagai cagubsu   yang ‘diperintah’ Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Semenjak didaftarkan partai berkoalisi PDI Perjuangan, PPRN dan PDS ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut pada 16 November 2012 berpasangan dengan Drs. H Jumiran Abdi, nama Effendi Simbolon terus  mewarnai media massa.

Sosok Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI itu bahkan berhasil menyita perhatian masyarakat Sumut dengan penampilannya yang elegan dan tampil apa adanya. Berbagai kalangan memiliki pandangan yang berbeda melihat munculnya sosok yang memiliki nama lengkap Effendi Muara Sakti Simbolon ini dalam pertarungan dalam Pilgubsu yang akan dilaksanakan  7 Maret 2013.

Umumnya yang disampaikan berupa apreasiasi atas keberanian partai oposisi nasional untuk memperjuangan ideologi. Dalam berbagai pertemuan dengan masyarakat ketika melakukan safari politik ke  kabupaten dan kota se-Sumut, berulangkali Effendi MS Simbolon menyampaikan bahwa Pilgubsu 2013 ini bukan bertarung dan melawan para kontestan lainnya, namun sebenarnya adalah untuk melawan yang lebih besar dari itu, yaitu melawan ketidakadilan dan memperjuangan ideologi bangsa.

Richard Togardo Debataraja, Warga Sumut asal Doloksanggul kepada wartawan menyatakan sebagai warga Sumut sangat mengapresiasi langkah cerdas dan berani  PDIP dengan merekomendasikan Effendi Simbolon, meskipun kritik dan bahkan cibiran dialamatkan kepada PDIP karena mengambil keputusan tersebut.

“Memang awalnya begitu kuat kritik dan cibiran itu, tapi sekarang lihat saja, masyarakat sudah cerdas mana yang memang layak dicalonkan,” kata Richard. Ditambahnya, dia tidak begitu yakin, kalau anggapan sebagian orang bahwa PDIP dianggap tidak serius untuk memenangkan pilgub kali ini. “Bagi saya hal tsb adalah anggapan yang keliru dan hanya tendensi pelemahan semata,” jelasnya. (WSP/m49)
sumber: beritasore

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *