RUTE PEMATANG SIANTAR-KUALANAMU MULAI DIGODOK

MedanBisnis – Medan. Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut sedang menggodok rute untuk pelayanan bus pemadu moda Kualanamu dari Pematang Siantar. Selain itu, dalam waktu dekat pihak Dishub Sumut akan segera menetapkan tarif layanan angkutan umum berupa bus dari Medan-Kualanamu, salah satunya dari Plaza Medan Fair.
Ketua Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan di Jalan Raya (Organda) Sumut Haposan Siallagan kepada MedanBisnis, Jumat (4/1), mengatakan, idealnya tarif bus dari Plaza Medan Fair ke Bandara Internasional Kualanamu sebesar Rp 25.000. Menurut Haposan yang juga pengusaha angkutan ini menilai jika tarif lebih dari Rp 25.000 maka tidak akan ada penumpang yang mau.

“Kalau ke Kualanamu Rp 25.000 sudah pas. Jika lebih, orang pun pasti mempertimbangkan hal lain. Kalau tarif sebesar itu sudah wajar dan rasional. Namun, jika rute lain misalkan dari Ringroad ke Kualanamu, perlu diperhitungkan lagi. Namun, untuk rute Medan Fair-Kualanamu tarif itu sudah tepat,” kata Haposan.

Untuk bus yang digunakan, kata Haposan, idealnya menggunakan bus ukuran tidak terlalu besar. Bus yang layak itu, bus besar dengan 28 seat atau tempat duduk, jika lebih besar dari itu maka cost yang dikeluarkan juga lebih besar.

“Cost-nya akan lebih besar lagi, jika pakai bus ukuran besar di atas 28 seat. Bus dengan 28 seat itu sudah cocok. Karena bus terlalu besar juga akan memakan jalan yang besar, sementara rute yang dilalui itu dari inti Kota Medan ke Kualanamu. Saya sudah sampaikan pada teman-teman pengusaha, bus yang ideal ke Kualanamu itu tidak terlalu besar. Kalau bus besar pun, cost dan ongkos akan lebih dari Rp 25.000,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Perhubungan Darat Dishub Sumut Darwin Purba menjelaskan pihaknya tengah mempersiapkan evaluasi untuk pelaksanaan test rute ke Kualanamu dari Medan. Pada test rute yang lalu, Plaza Medan Fair ke Kualanamu ditempuh selama 75 menit dan rute pulang Kualanamu-Plaza Medan Fair ditempuh 130 menit dengan jarak tempuh 39 KM.

“Kita akan lakukan evaluasi terhadap test rute kemaren itu. Lalu, kita akan menghitung cost, biaya keluar, bensin serta biaya gedung dan sewa lahan di pemberhentian bus di Bandara Kualanamu bersama PT AP II dan Organda Sumut juga untuk selanjutnya menetapkan persyaratan tender,” ungkapnya.

Darwin menegaskan persyaratan tender mengenai standarisasi pemadu moda Kualanamu itu rencananya akan dilakukan pada bulan depan yakni Februari 2013. Dalam tender nantinya, dia akan menghitung cost yang keluar serta menetapkan tarif bus angkutan ke Kualanamu itu. Sebelum menetapkan tender, katanya, akan dilakukan survey mengenai jarak tempuh dari Siantar – Kualanamu. (sulaiman achmad)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *