MASA KAMPANYE 18 FEBRUARI – 3 MARET 2013

KPU Buka Penawaran Tender Logistik

MEDAN (Berita): Masa kampanye calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Utara dijadwalkan 18 Februari hingga 3 Maret 2013 guna memberikan kesempatan bagi para peserta Pilkada menarik hati pemilih atau warga provinsi ini.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara Divisi Hukum Surya Perdana, Jumat (4/1) mengatakan pembagian jadwal dan lokasi Pemilihan Kepala Daerah masih dibahas dan akan diterbitkan segera dalam bentuk SK KPU.

“Pembahasan tentang kampanye para calon dilakukan pada 2 Februari, termasuk juga pembahasan tentang kampanye biologis, pengerahan massa dari masing-masing pasangan calon,”  ujarnya.

Dia menyebutkan pihaknya akan mengatur wilayah yang diperbolehkan digunakan untuk kampanye, selain jadwal penggunaan lokasi, sehingga tidak berbenturan antara peserta yang satu dengan peserta lain. Pilkada Sumut digelar pada 7 Maret 2013 diikuti oleh lima pasangan Gus Irawan Pasaribu-Soekirman, Effendi Simbolon-Jumiran Abdi, Chairuman Harahap-Fadly Nurzal, Amri Tambunan-Rustam Effendi (RE) Nainggolan, dan Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi.

Surya mengemukakan pihaknya telah memberitahukan kepada seluruh pasangan calon dan tim kampanye tentang proses pembahasan jadwal kampanye. KPU juga telah meminta kepada seluruh pasangan calon untuk mengirimkan nama-nama tim kampanye.

“Nama-nama tim kampanye tersebut juga agar dikirimkan ke KPU kabupaten dan kota, hingga tingkat kecamatan. Kami belum tahu apakah ada tokoh masyarakat yang menjadi anggota tim kampanye,” katanya.Tender Logistik Sementara di sisi lain Surya juga memaparkan KPU Sumut segera menenderkan pengadaan logistik Pilkada 2013 .

Ia mengatakan, sekarang ini sedang dilakukan proses pengadaan logistik seperti pengadaan surat suara tinta, segel, formulir dan logistik lainnya.

“Pada 7 Januari 2013 sudah dapat dimasukkan penawaran bagi siapa saja yang berminat untuk mengikuti proses tender,” kata Surya. Surat suara yang akan dicetak, menurut Surya, nantinya akan disesuaikan dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang dalam beberapa hari ini akan segera disampaikan kepada masing-masing pasangan calon gubernur dan wakil gubernur serta tim kampanye pasangan tersebut.

“Kertas/surat suara yang dicetak tergantung dengan jumlah DPT nanti. Estimasinya antara 10 juta sampai 11 juta surat suara. Sedangkan untuk tinta, dari 26.533 TPS yang ada, 1 TPS akan mendapat 2 tinta, jadi tinta yang dibutuhkan sebanyak lebih kurang 50.000 botol tinta,” kata Surya.

Sementara untuk bilik suara dan kotak suara, ungkap Surya Perdana, masih memakai perlengkapan yang lama, karena masih bisa digunakan. “Pagu anggaran untuk cetak surat suara sebesar Rp14 miliar pada putaran pertama, sedangkan untuk putaran kedua sebesar Rp8 miliar,” katanya.(aje)
sumber: beritasore

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *