SOPIR MAUT LIVINA SEUMUR HIDUP TAK BOLEH MILIKI SIM

Jakarta, (Analisa). SIM A sopir maut Livina, Andhika Pradikta (27), diketahui sudah tidak aktif sejak dua tahun yang lalu. Pihak kepolisian akan memberikan surat rekomendasi agar Andhika tidak diperbolehkan lagi memiliki SIM.
“Kita rencananya akan ajukan permohonan. Nanti kita akan buat surat rekomendasinya supaya tidak boleh memiliki SIM lagi seumur hidup,” ujar Kasatlantas Polres Jaksel, AKBP Hindarsono, saat ditemui wartawan di Mapolres Jaksel, Jumat (4/1/13).

Hindarsono mengatakan akan tetap memproses hukum sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. Karena apa yang dilakukan Andhika cukup fatal hingga menewaskan dua orang di Jalan Ampera Raya, Jakarta selatan (Jaksel). “Setelah tabrak motor, itu masih gas tabrak orang (diwarung pecel), masih mau kabur lagi, sampai akhirnya tabrak mobil,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Ampera, Jakarta, sekitar pukul 00.30 WIB, Kamis (28/12). Saat itu Nissan Livina B 1796 KFL menyerempet Daihatsu Taruna B 8162 RR. Kemudian mobil Livina itu dikejar oleh Taruna. Dalam pengejaran tersebut, Livina menabrak sejumlah motor, gerobak pecel lele serta tujuh orang yang sedang berada di dekat gerobak. Dua orang tewas dalam kejadian tersebut.

Sang sopir Livina, Andhika Pradikta (27), bersama penumpangnya yang merupakan warga Korea, Hwancheol (27), sempat dihakimi massa sebelum akhirnya diamankan oleh polisi.

Polisi resmi menahan Andhika di Ditlantas Polda Metro Jaya di Pancoran, Jaksel. (dtc)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *