SELAMA OPERASI LILIN ENAM TEWAS KORBAN LAKALANTAS

Tarutung, (Analisa). Kasubbag Humas Polres Taput Aipda W Baringbing mengungkapkan, hasil evaluasi selama Operasi Lilin Toba dimulai 23 Desember 2012 lalu,terjadi beberapa peristiwa kecelakaan lalulintas (Lakalantas) mengakibatkan enam orang tewas.
“Hasil evaluasi selama operasi terjadi beberapa kali kecelakaan lalulintas di Taput mengakibatkan enam orang tewas,” jelas Baringbing kepada wartawan, Jumat, (4/1).

Dia menyebutkan, kecelakaan disebabkan beberapa faktor namun didominasi akibat kurangnya kesadaran pengendara akan tertib berlalulintas.

“Kita tetap terus mengimbau agar pengendara bisa mematuhi tertib berlalulintas, hingga bisa meminimalisir angka kecelakaan,”ujarnya.

Baringbing mengatakan, pihaknya masih terus memantau perkembangan lalulintas di sejumlah titik lintasan jalur lintas wilayah Taput. Hal ini katanya, mengingat operasi lilin yang dilakukan Polres Taput diperpanjang hingga 5 sampai 6 Januari dari yang sebelumnya direncanakan berakhir pada tanggal 3 Januari.

“Kita akan tetap memantau perkembangan lalulintas arus balik yang diperkirakan memuncak pada tanggal 5 sampai 6 Januari, jadi operasi lilin tetap jalan belum ditutup,” terangnya.

Pantauan wartawan, hingga kini volume kendaraan di Jalur Lintas Tarutung, Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Sibolga masih terus meningkat. Peningkatan jumlah kendaraan ini diperkirakan akibat banyak pemudik yang melintas dari daerah ini untuk pulang ke daerah masing-masing. Para pemudik masuk dari Sibolga dan dari Tapsel melintas melewati kawasan Kabupaten Taput.

“Kondisi ini akan tetap kita pantau, hingga arus balik meskipun volume kendaraan tinggi tetap lancar,” ujar Baringbing.(can)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *