SATPOL PP BENTROK DENGAN WARGA SAAT PENERTIBAN LOKASI TERNAK MEDAN JOHOR

IMANUEL SITEPU. MEDAN. Penertiban hewan ternak kaki empat di kawasan Jl. Karya Kasih (Kec. Medan Johor) [Rabu 2/1 siang] berakhir ricuh. Pemilik ternak berusaha mempertahankan hewan peliharaannya yang akan dibawa paksa oleh petugas. Kericuhan terjadi saat puluhan petugas satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan tiba di lokasi peternakan kambing dan lembu yang jauh dari pemukiman warga. Para warga yang merupakan pemilik ternak berusaha menghadang kedatangan petugas yang ingin melakukan penertiban.

Foto: Salah satu pemilik ternak ketika membuat perlawanan saat penertiban.

Keributan pun memanas saat puluhan petugas berusaha membawa paksa ternak kaki empat tersebut kedalam truk. Pemilik hewan berusaha mempertahankannya dengan menghadang dan mengambil kembali ternak mereka yang mau diamankan petugas. Aksi rebutan ternak sempat terjadi. Seorang Ibu yang menggendong anaknya berusaha mempertahankan kambing milikya yang ingin dibawa petugas. Meskipun ibu tersebut menangis dan memberontak namun petugas tetap membawa sejumlah ternak peliharaan warga untuk diamankan. Baku hantam antara warga pemilik ternak dan petugas nyaris terjadi saat sejumlah pemuda yang kesal dengan sikap petugas. Mereka berusaha memukul anggota Satpol PP yang tetap nekad membawa ternak peliharaan mereka.

Diana Br Ginting salah seorang peternak mengaku, mereka belum ada menerima pemberitahuan akan adanya penertiban hewan ternak kaki empat. “Penertiban ini dilakukan secara mendadak,” ujar beberapa warga serempak dan setengah berteriak.

Pantauan Sora Sirulo di lapangan, dari hasil penertiban tersebut, 10 ekor hewan berkaki empat milik warga dibawa ke markas satpol PP Kota Medan. Kasad Pol PP kota Medan Sofyan mengatakan, penertiban ini sesuai dengan peraturan Walikota Medan tentang larangan berternak hewan berkaki empat di wilayah Pemerintahan Kota Medan.
sumber : sorasirulo

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *