PANITIA LELANG SIMULATOR SIM DIPERIKSA ULANG

Jakarta, (Analisa). Setelah sehari sebelumnya tidak memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik KPK, AKBP Teddy Rusmawan datang dengan membawa dokumen bukti-bukti pendukung keterangannya, Jumat (4/1). Panitia lelang proyek pengadaan simulator SIM Korlantas Mabes Polri ini menyakini setidaknya ada tiga orang lagi menjadi tersangka kasus tersebut.
“Kan tersangka baru satu, masih ada tiga lagi yang belum di-BAP,” kata Teddy setibanya di Kantor KPK, Jakarta, Jumat (4/1).

Teddy datang bersama pengacaranya, Dewi Latifa. Mereka membawa dokumen data-data pendukung untuk mengkonfirmasikan keterangan tentang proses lelang yang sudah disampaikan dalam pemeriksaan sebelumnya.

“Ini bukti-bukti pendukung. Ada kuitansi dan pembukuan yang dimintakan penyidik. Proses lelang sudah sesuai prosedur, kalau dugaan mark-up itu saya nggak ikut-ikut,” jelasnya.

Lebih lanjut dia membantah mangkir dari pemanggilan pemeriksaan penyidik KPK untuk jadwal sehari sebelumnya. Dia tidak memenuhi panggilan itu karena memang tidak menerima surat pemanggilannya.

“Katanya saya diperiksa kemarin, tapi suratnya tidak sampai. Makanya saya baru datang hari ini. Kalau mangkir, sejak November lalu saya nggak akan memenuhi panggilan KPK kan?” papar Teddy yang berkemeja batik lengan panjang warna hitam ini. (dtc)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *