KECELAKAN TUCUXI KARENA DIBONGKAR TANPA PROSEDUR

TEMPO.CO, Yogyakarta — Danet Suryatama, yang mengklaim sebagai pencipta Tucuxi menilai kecelakaan mobil listrik itu akibat diotak-atik tanpa prosedur. Kalau tidak dibongkar-bongkar mungkin masalahnya tidak sampai seperti ini,” katanya saat dihubungi Tempo Sabtu 5 Januari 2013.

Sejak digadang-gadang akan dikembangkan diproduksi masal, Danet menuding Menteri BUMN Dahlan Iskan, tim dan Bengkel Kupu-Kupu Malam menyalahi perjanjian. Ia merasa dicurangi karena tidak dilibatkan. Konsultan otomotif di Amerika Serikat ini menilai penjiplakan teknologi Tucuxi dengan membongkar dan mengutak-atik dilakukan tanpa beretika. Sehingga saya hentikan kerjasama dengan mereka, katanya.

Merasa kecewa Danet tidak melanjutkan kerjasama produksi Tucuxi. Bahkan ia berencana melaporkan dugaan penjiplakan desain ke negeri Abang Sam.

Lulusan Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ITS ini bertemu dengan Dahlan pada Maret 2012. Karena pengalamanya bekerja di perusahaan otomotif ia bekerjasama dengan Dahlan. Menurutnya, Dahlan bersedia membiayai riset hingga pembelian peralatan untuk prototipe Tucuxi sebesar Rp2,8 miliar. Dahlan membeli mobil ciptaan Danet sebesar Rp1,5 miliar.

Pada 20 Desember 2012, Danet dan tim Dahlan membahas perjanjian. Isinya, transaksi antara Danet dan Dahlan. Surat ada di tangan pak Dahlan. Sampai saat ini pak Dahlan belum tanda tangan. Tetapi, ada bukti atau persetujuan perjanjian yang dikirim anak buahnya lewat e-mail, katanya.

Dalam kerjasama itu, Danet menggandeng bengkel Kupu-Kupu Malam di Yogyakarta untuk menyempurnakan bodi. Ia memilih Kupu-Kupu Malam karena sering memenangkan kontes. Mereka bersedia tidak membocorkan rahasia desain mobil, katanya.

Sejak pecah kongsi, lanjut Danet, Tucuxi mulai diutak-atik. Infromasi yang dihimpun Danet menyebutkan Tuxuci berada di Bengkel Kupu-Kupu Malam, Yogyakarta pada Rabu pagi, 26 Desember 2012. Kondisi mobil saat itu sudah dibongkar dan direkayasa. Alasannya untuk penyempurnaan.

Menurut dia komponen yang dibongkar diantaranya sistem yang menghubungkan power steering dan lampu. Asesoris mobil yang lain juga diutak atik, katanya.
sumber : tempo

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *