MAYAT WANITA TANPA IDENTITAS, GEGERKAN WARGA DENAI

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Wanita tanpa identitas alias Mrs X ditemukan tergeletak tidak bernyawa di parit pinggir Jalan Tol Amplas Bandar Selamat KM 26 Kelurahan Menteng Kecamatan Medan Denai, Jumat (4/1/2013). Penemuan mayat Mrs X ini membuat ratusan warga Denai geger.

Menurut informasi yang diterima, penyebab kematian Mrs X yang memakai kaos “I Love Malang” ini belum bisa dipastikan, kuat dugaan korban meninggal karena dibunuh. Peristiwa penemuan jasad wanita yang diperkirakan berusia 30 tahun tersebut pertama kali diketahui seorang petugas pemotong rumput jasa marga yang akan merapikan rumput di sepanjang pinggiran jalan tol.

Begitu melihat penemuan mayat tersebut, pemotong rumput melaporkannya ke Polsek Medan Area. Mendapatkan laporan tersebut, personil Polsek Medan Area pun melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad wanita tanpa identitas itu ke ruang Instalasi jenazah RSUD dr Pirngadi Medan untuk dilakukan otopsi.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh kepolisian, jasad wanita yang diperkirakan berumur 30 tahunan tersebut diduga kuat tewas karena dianiaya. “Secara kasat mata ada tanda tanda penganiayaan dari wajahnya dan bagian lehernya,”kata Kapolsek Medan Area Kompol Rama S Putra.

Ditanya mengenai apakah penemuan mayat Mrs X ini merupakan kasus pembunuhan, pria yang baru mendapat gelar Kompol ini enggan memastikan penemuan mayat tersebut merupakan kasus pembunuhan. Pasalnya, kata Rama penyidik masih menunggu laporan otopsi Rumah Sakit.

“Belum bisa kita bilang ini kasus pembunuhan kita gak mau menduga-duga yang jelas ada tanda penganiayaan, saksi yang kita periksa masih satu orang,”ujar Kapolsek Medan Area, Jumat.

Selain itu, aku Rama pihaknya juga belum mengetahui identitas Mrs X ini bahkan setelah personil Polsek Medan Area memperlihatkan mayat korban berkaos “I Love Malang” kepada warga sekitar, tidak ada satupun yang mengenali.

“Kita belum tahu mayat itu dari luar medan atau bukan, hanya karena memakai kaos malang bukan berarti orang sanakan,”ujarnya. Untuk itu, Kapolsek Medan Area mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga khsusunya perempuan harap melapor ke polisi dan mendatangi RS Pringadi Medan.

Pantauan di lokasi, mayat wanita tersebut memakai kaos berwarna hitam dan celana ponggol berwarna putih. Jasad wanita tersebut juga sudah dihinggapi lalat, sedangkan pada wajahnya terdapat luka lebam dan lehernya patah.
sumber: medan.tribunnews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *