SESAMA SUAMI DUEL DI RS

Kisah di Balik Pembacokan Istri

LUBUKPAKAM-PM, Pembacokan yang dilakukan Eko Wemfilazuardi (30) terhadap istrinya, Ramayani (30) akan segera masuk jalur hukum. Menyusul kuatnya tekad keluarga korban membuat pengaduan ke Polres Deliserdang.

Ketika ditemui di ruang Nuri II/1 RSU Sari Mutiara Lubukpakam sebelum operasi, Ramayani menyebutkan kalau dirinya tidak bisa menghalangi adiknya, Sugiono alias Nano membuat laporan.

Alasannya, dia sudah sering menutupi penganiayaan yang dilakukan Eko sejak menikah. Belum lagi mereka harus lari malam karena perbuatan Eko di Komplek Harmoni Lubukpakam. “Kami terpaksa minggat malam hari karena diusir warga, karena dia (Eko-red) mengganggu warga sekitar.

Soal kehidupan rumah tangganya, Ramayani mengungkapkan, dia dan suami pertamanya sama-sama kerja di PT.Waskita dalam proyek pembangunan Bandara Kuala Namu, Pantai Labu.

Di tempat serupa, Eko bertugas sebagai satpam. Ramayani sendiri bekerja sebagai tukang masak. Karena dianggap baik, korban sering meminta Eko mengantar makanan pesanan pekerja.

Melihat kedekatan tersebut, lama kelamaan suami pertama Ramayani cemburu. Pertengkaran pun kerap terjadi hingga berujung penganiayaan. Siku tangan kiri Ramayani sampai luka, bahkan wanita ini terpaksa opname di RSU Sari Mutiara Lubukpakam.

Di luar dugaan, Eko datang menjenguk sambil membawa buah dan makanan. Padahal, ketika itu Ramayani sedang dijagai suami pertamanya. “Cemburu, suami pertamaku mengajak Eko duel.” kenang Ramayani.

Tak lama keluar dari rumah sakit, wanita yang belum memiliki anak ini kembali dianiaya suaminya. Karena terus dianiaya, Ramayani akhirnya memutuskan bercerai dengan suami pertama.

Setelah resmi bercerai, hubungan Ramayani dan Eko berlanjut sampai jenjang pernikahan. Namun harapan mendapat suami lebih baik justru sebaliknya. Eko ternyata lebih ringan tangan.

Puncaknya pada Rabu (2/1) lalu. Eko meminta uang Rp2 juta dengan dalih ingin membeli baju. Karena uang itu untuk biaya belanja, Ramayani menolak hingga akhirnya Eko mengamuk lalu membacoki korban. (man/ras)
sumber: posmetro

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *