OBJEK WISATA ACEH PENUH SELAMA TAHUN BARU

Diberbagai daerah juga mengalami hal yang sama.

BANDA ACEH – Sejumlah objek wisata di Aceh dipadati pengunjung selama liburan pergantian tahun. Pengunjung tidak hanya warga lokal, tetapi juga daerah provinsi lain dan bahkan luar negeri.

Objek wisata, seperti Pantai Ulee Lheue, PLTD Apung yang dibawa gelombang tsunami ke tengah kota, Museum Tsunami, Masjid Raya Baiturrahman, Pantai Ujoeng Batee, Pantai Lhokmee, Pantai Lampuuk, dan Pantai Lhoknga, tampak padat sejak Minggu hingga Selasa kemarin sekitar pukul 07.00.

Hingga Selasa (1/1) malam, sejumlah wisatawan masih padat mengunjungi objek wisata dengan alasan saat senja banyak pemandangan yang tampak lebih menarik. “Kami sengaja datang ke Lampuuk (Aceh Besar-red) untuk menikmati keindahan pantai. Saya telah beberapa kali datang ke sini,” ungkap Wahyudi, pengunjung asal Medan, Sumatera Utara.

Wahyudi mengaku telah tiba di Banda Aceh sejak Senin (31/12) dan telah mengunjungi sejumlah objek wisata di Aceh, baik itu objek wisata pantai maupun objek wisata tsunami. “Sangat menarik,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Michel, wisatawan asal Amerika Serikat yang telah berada di Aceh sejak 25 Desember lalu. Ia menyempatkan diri menghadiri peringatan delapan tahun peringatan tsunami Aceh. “Selama saya di Aceh, saya telah berkunjung ke sejumlah objek wisata. Saya telah datang ke Sabang dan sejumlah objek wisata lain di Aceh, sangat menarik,” ungkap Michel.

Michel mengaku telah berkunjung ke sejumlah lokasi wisata di Indonesia. Ia berpendapat, objek wisata yang ditawarkan di Aceh tidak kalah dengan tempat lain di Indonesia, terutama Pulau Sabang. Selain itu, objek wisata tsunami Aceh menjadi daya tarik tersendiri.

Lokasi wisata di Jawa Barat (Jabar) juga ramai dipadati pengunjung sejak liburan Perayaan Natal 2012 lalu. Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu menjadi salah satu favorit kunjungan wisatawan.

Menurut Direktur Utama PT Graha Rani Putra Persada, Putera Kaban, selaku pengelola TWA Tangkuban Parahu, pada libur Natal tercatat sekitar 7.000 wisatawan yang berkunjung. “Ada kenaikan kunjungan sampai 50 persen dibandingkan hari libur biasa,” katanya.

Sekitar 1.000 pengunjung di antaranya berasal dari wisatawan mancanegara, terutama Malaysia dan Timur Tengah. Pada libur akhir pekan biasa jumlah kunjungan wisatawan, kata Putera, paling tinggi hanya 5.000 orang.

Kunjungan makin meningkat jika dilihat dari animo wisatawan yang terjadi selama liburan akhir tahun. Hujan yang turun terus-menerus tidak mengurangi minat wisatawan untuk berwisata ke lokasi itu. Gunung Tangkuban Parahu merupakan gunung api yang masih aktif.

Status Gunung Tangkuban Parahu yang aktif normal bukan berarti membuat wisatawan yang berkunjung tidak perlu waspada. (Didit Ernanto)
sumber : shnews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *