MAYAT BAYI 4 HARI DI PERUT PASIEN KARENA DOKTER LIBURAN

TRIBUN-MEDAN.com, BONE – Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan harus terus meradang kesakitan di bangsal perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru, Rabu, (02/01/2013). Hal itu disebabkan bayi yang dikandungnya telah meninggal sejak empat hari yang lalu, namun belum juga dioperasi lantaran sejumlah dokter bedah masih libur tahun baru.

Peristiwa itu menimpa Jumrida (27), warga Desa Congko, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone. Jumrida mengaku dirinya tak mampu berbuat banyak kecuali hanya bisa pasrah menunggu kedatangan para tim dokter yang masih berlibur di kota Makassar. Sementara perutnya yang telah mengandung selama 9 bulan terus kesakitan.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, Jumrida telah dirawat di RSUD ini sejak hari Minggu (31/12/2012), dan langsung menjalani rawat inap secara intensif setelah hasil pemeriksaan dokter umum memvonis bahwa bayi yang berada dalam kandungan telah meninggal dan harus dioperasi.

“Kata perawat di sini, saya katanya harus menunggu dokter ahli kandungan karena masih berada di Makassar,” kata Jumrida.

Sementara pihak RSUD yang dikonfirmasi terkait dengan peristiwa ini mengakui bahwa pasien memang telat dioperasi lantaran sejumlah dokter bedah masih menikmati libur panjang akhir tahunnya.

“Iya, dokternya memang tidak ada, karena masih libur tahun baru, tapi selama ini pasien tetap kita rawat secara intensif sambil menunggu dokter bedah,” kata Ramli SH, Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) RSUD Tenriawaru.
sumber: medan.tribunnews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *