SALING EJEK, TEMAN TIKAM TEMAN

MEDAN, KOMPAS.com — Daniel Tobing alias Royan (23), warga Jalan Tangguk Bongkar IV, Kecamatan Medan Area, terpaksa harus dilarikan ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU dr Pirngadi Medan, Rabu (2/1/2012). Dia mengalami luka tikam sebanyak empat lubang di bagian perut dan punggungnya.

Berdasarkan informasi dari kepolisian, sebelum kejadian, korban baru saja keluar dari rumahnya mau nongkrong bersama kawannya di Jalan Mandala by Pass. Di sana, Royan diduga terlibat pertengkaran dengan pelaku Riki Naibaho (21) hingga korban mendapat tusukan di tubuhnya.

“Dia dari rumah, katanya mau nongkrong di luar, tapi rupanya dia ditikam seseorang,” kata ayah korban, Bungaram Tobing (62), di RS Pirngadi Medan. Seusai mendapatkan luka tikaman, korban dilarikan warga ke klinik terdekat, sementara pelaku melarikan diri.

Karena luka anaknya cukup parah, korban dipindahkan oleh ayahnya ke RS Muhammadiyah. Di RS Muhammadiyah, korban sempat mendapatkan penanganan medis, namun karena keluarga korban hendak memakai fasilitas Medan Sehat untuk jaminan pengobatan, akhirnya korban pun dirujuk ke RSUD dr Pirngadi Medan.

Di RS Pirngadi, anak bungsu dari lima bersaudara ini langsung mendapat penangan medis oleh tim dokter dengan dilakukan operasi kecil pada lukanya. Ayah korban mengaku tidak mengetahui apa penyebab anaknya ditikam. Dan saat ini, korban belum dapat diwawancarai karena masih dalam penanganan oleh tim medis.

“Saya kurang tahu kenapa anak saya sampai ditikam, tapi setahu saya, dia sering dimintai uang sama temannya,” kata perajin sepatu tersebut. Bungaram mengaku saat ini pihaknya sudah membuat laporan ke Mapolsekta Medan Area.

Kapolsek Medan Area, Rama Samtama Putra Sik MSi ketika dikonfirmasi mengatakan, motif penikaman karena saling ejek. “Saling ejek antara pelaku dan korban hingga berujung pada pertengkaran dan penikaman,” kata Kapolsek.
sumber: kompas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *