RUAS JALANAN SEPI DARI ANGKUTAN KOTA

Medan, (Analisa). Bersamaan dengan momentum Tahun Baru dan libur bersama, sebagian besar warga Medan menghabiskan waktu liburnya dengan berwisata ke luar kota. Sehingga, lalu lintas beberapa ruas jalan kota, terlihat lengang dari hilir-mudik pengangkutan umum. Akibatnya, warga Medan yang tidak bepergian ke luar kota kecewa atas minimnya angkutan kota (angkot) yang beroperasi.
Ida (32), warga Martubung yang sedang menunggu angkot membenarkan kepada Analisa, Selasa (1/1). Dia mengaku telah menunggu di sekitar Jalan Muhtar Basri selama 1 jam. “Waduh, sepi, tidak ada angkot yang melewati jalan ini. Padahal, saya sudah menunggu sekitar satu jam,” ujarnya.

Keadaan ini memang sudah diprediksinya. Adanya cuti bersama dan tahun baru, lanjutnya, pasti membuat sejumlah angkot tidak beroperasi. Maka, melihat keadaan itu, memutuskan menyetop pengendara betor. “Terpaksa, kalau tidak ada angkot, betor saja. Karena, besok saya juga harus bekerja. Tapi, kalau sudah sepi begini, pasti betor menetapkan tarif yang lumayan tinggi,” jelasnya.

Wahana Plaza padat

Pantaun Analisa, Selasa (1/1) di lapangan, hampir seluruh mall dan plaza dipadati pengunjung. Bukan hanya warga Kota Medan, bahkan banyak wisatawan di luar ibu kota Sumut ini yang berkunjung.

Seorang pengunjung, Rosmina (30) penduduk Kecamatan Marelan, Medan menyebutkan, liburan tahun ini, ia membawa anak-anaknya ke Plaza Medan Fair untuk bermain dan berbelanja. Dengan liburan ini, diharapkan dapat menghilangkan penat dan keesokan harinya dapat memulai kembali aktifitas penuh semangat.

Warga memanfatkan mall sebagai alternatif liburan di hari pertama 2013. Sebelumnya, jalanan Kota Medan pada penyambutan malam pergantian tahun dipenuhi puluhan ribu masyarakat yang tumpah ruah di jalanan.

Tidak adanya tempat rekreasi yang memadai, warga pun memanfaatkan mal sebagai tempat hiburan. Pusat-pusat perbelanjaan dijadikan tempat untuk bermain anak-anak bersama keluarganya.

Plaza Medan fair, salah satu di antara pusat perbelanjaan yang paling diserbu warga. Permainan anak-anak yang tersedia, menjadi hiburan tersendiri menjelang masuk sekolah dua hari lagi.

Sarana parkir pun, dipadati dengan kendaraan, sehingga banyak kendaraan roda dua dan roda empat, terpaksa parkir di luar. Alternatif lainnya, warga juga memanfaatkan Taman Kolam Deli di Jalan Sisingamaraja Medan untuk berlibur dan bermain di alam terbuka. Di sana ada kolam dan taman bermain anak-anak.

Warga berkumpul bersama keluarganya untuk berteduh dibawah pohon yang rindang, bahkan mereka membentang tikar sambil menikmati makanan yang mereka bawa.

Selain mall dan plaza, sejumlah lokasi wisata alam lainnya merupakan tempat favorit untuk berlibur, terutama bagi mereka-mereka yang berduit. Tak hanya menikmati panorama alam di sejumlah objek wisata lainnya, rekreasi tersebut dijadikan ajang berkumpul dengan keluarga, setelah disibukkan dengan berbagai aktifitas selama ini.

Lalu lintas Medan yang lengang, pascaperayaan Tahun Baru 2013 membuat warga merasa nyaman untuk bertamasya. Mereka berharap, Medan secepatnya bisa terbebas dari kemacetan sehari-hari yang menambah tingkat stres dan penat.

Pantauan Analisa, wahana permainan di Yuki Simpang Raya Jalan Sisingamangaraja, warga yang tidak berlibur ke luar kota terlihat menemani anak-anaknya bermain. Salah seorang pengunjung, Ati, membenarkan hal tersebut. Dia mengaku ingin beristirahat di rumah, namun anak-anaknya mengajak bermain di sana. “Mau pergi ke luar kota, kami tidak punya cukup waktu. Sebenarnya, saya hanya ingin istirahat di rumah. Namun, apa boleh buat, jarang ada libur panjang begini. Makanya, anak-anakpun memaksa bermain ke wahana ini,” ujarnya.

Mengenai pilihan tempat, dia menyatakan alasannya. “Saya lebih memilih di sini, karena, biayanya akan lebih murah daripada ke luar kota. Kalau ke luar kota, seperti brastagi atau wisata bahari Sembahe, waktu dan biaya akan banyak terkuras. Maka, saya lebih memilih memanfaatkan libur panjang dengan hal ini,” akunya. (st/iqb)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *