PEKANBARU PALING RAWAN KEJAHATAN DI RIAU

PEKANBARU, KOMPAS.com – Kota Pekanbaru merupakan kota paling rawan kejahatan di seluruh wilayah Provinsi Riau. Sepanjang tahun 2012, terjadi 1.048 kasus pidana di jajaran Polresta Kota Pekanbaru, disusul Kabupaten Kampar dengan 444 kasus.

Secara umum, jenis kejahatan berat seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, penganiayaan berat, narkoba di seluruh Riau, mengalami peningkatan.

Bila pada tahun 2011 kasus berat mencapai 4.651, pada tahun 2012, jumlahnya meningkat menjadi 4.823 dari total kejahatan sebanyak 9.745 kasus yang tersebar di 12 kota dan kabupaten se-Riau.

Demikian diungkapkan Kepala Polda Riau, Brigadir Jenderal Suedi Husein dalam acara tutup tahun dengan wartawan di Pekanbaru, hari Senin (31/12/2012) malam.

Kejahatan utama di Kota Pekanbaru (ibukota Provinsi Riau) dan Kampar adalah pencurian dengan pemberatan (curat) , pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan kekerasan (curas) dan kasus narkoba. Kampar adalah wilayah terdekat dari kota Pekanbaru, seperti wilayah Bodetabek dengan Kota Jakarta.

Pada tahun 2012, di Pekanbaru terjadi kasus pencurian 462 kendaraan bermotor, 273 pencurian/curat dan 92 kasus perampokan/curas serta 97 kasus narkoba. Adapun di Kampar, terjadi 271 kasus pencurian, 98 pencurian kendaraan bermotor, 53 perampokan dan 22 kasus.

“Melihat kondisi itu, saya sudah meminta kepada Kepala Polres agar seluruh jajarannya lebih inovatif dan meningkatkan kinerja agar dapat meminimalisir kasus kejahatan di Riau ini. Saya meminta agar razia atau patroli lebih digiatkan pada tahun 2013,” kata Suedi Husein.

Dibandingkan tahun 2011, jumlah tindak pidana di Riau sebenarnya nyaris tidak terlalu berubah, yakni dari 9.770 kasus menjadi 9.745 kasus. Dari jumlah kasus 2012 itu, Polda Riau menyelesaikan 5.803 kasus atau berkisar 59,55 persen.
sumber: kompas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *