MAHASISWA DITEMBAK

MEDAN (Waspada): Usai menikmati suasana pergantian tahun (Tahun Baru 2013),  Yuke Rahmadana, 24, terkapar diterjang empat butir peluru senjata jenis softgun  di Jln. Ringroad, Kel. Asam Kumbang, Kec. Medan Selayang, Selasa (1/1) pukul  04:30.

Informasi Waspada peroleh di lapangan, korban Yuke Rahmadana yang disapa  Yuke, mahasiswa perguruan swasta di Medan, penduduk Jln. MedanBinjai  Kompleks Abdul Hamid Nasution Blok VIII, Desa Lalang, Kec. Sunggal,  Deliserdang, bersama temannya Kamil mengendarai sepedamotor menikmati  malam pergantian tahun di Pantai Cermin, Deliserdang.

Selesai menikmati suasana malam pergantian tahun, mereka menuju pulang ke  rumah masingmasing.

Namun, ketika melintas di Jln. Ringroad sekira pukul 04:30 dinihari, dipanggil  teman lama semasa bekerja di perusahaan swasta. Selanjutnya Yuke berhenti  dan tibatiba teman lamanya itu bersama kawannya berjumlah enam orang  mengelilingi korban.

Tanpa tanya, seorang di antara mereka yang mengendarai sepedamotor Ninja  langsung mengeluarkan senjata jenis softgun dan melepaskan empat kali  tembakan ke arah korban. Melihat korban tersungkur, mereka langsung kabur.  Sedangkan korban Yuke yang menderita empat luka tembakan langsung dilarikan  ke RS Sundari.

Dokter di rumah sakit itu langsung menangani dan mengeluarkan satu butir  peluru yang tertanam di kening korban Yuke. Melihat ada tiga peluru lagi  bersarang yakni satu peluru di leher dan dua dipunggung belakang, pihak RS  Sundari mengajurkan korban Yuke ke RS Umum Pusat Haji Adam Malik.

Usai di ronsen di RS Umum Haji Adam Malik, pihak keluarga membawa korban  Yuke ke RS Setiabudi Jln. Masjid, Setiabudi Medan, hingga kini masih opname di  rumah sakit tersebut.

Kapolsek Sunggal Kompol M Luther Dachi S.Sos, SH didampingi Kanit Reskrim  Iptu Bambang Gunadi Hutabarat SH, MH mengatakan, korban Yuke belum bisa  diambil keterangan karena masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Dalam kasus itu, pihaknya menurunkan personelnya ke Tempat Kejadian Perkara  (TKP) melakukan penyelidikan dan sekaligus mengumpulkan berbagai informasi di  lapangan maupun lainnya.

Polisi menyita satu butir peluru mimis senjata jenis shoftgun sebagai barang bukti.  Hingga kini, pelakunya masih diburon.

“Orang tua korban Mulzadis Chaniago, 56, (purnawirawan TNI) pada Selasa (1/1)  pukul 11:00 sudah membuat pengaduan ke Mapolsek Sunggal,” kata Luther.

Secara terpisah, Mulzadis kepada Waspada mengatakan, putranya Yuke masih  menjalani perawatan di rumah sakit. Korban ditembak, ketika usai dari Pantai  Cermin bersama temannya dan ketika hendak menuju pulang.

“Apa salah anakku kok ditembak. Saya selaku orangtuanya mohon kepada  Kapoldasu, Kapolresta Medan dan Kapolsek Sunggal, agar kasus penembakan ini  bisa terungkap. Semua ini, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib,”  tutur Mulzadis. (m36)
sumber: waspadamedan

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *