ARUS BALIK DARI LUAR NEGERI MENINGKAT

MEDAN (Waspada): Tahun Baru 1 Januari 2013, arus penumpang di terminal  kedatangan dalam negeri sepi, sementara penumpang kedatangan dari luar  negeri tujuan Bandara Polonia Medan, meningkat.

Sejumlah pesawat yang mendarat di Medan baik dari Jakarta, Banda Aceh, dan  Batam, penumpangnya terlihat agak sepi. “Kemungkinan para pemudik ke Sumut  sudah datang sebelumnya,” kata Acun Purba, petugas APII Bandara Polonia  Medan, di terminal kedatangan dalam negeri, Selasa (1/1).

Menurut Purba, jauh sekali pergerakan penumpang saat Tahun  Baru 2013  dengan sehari sebelumnya melalui terminal kedatangan dalam negeri. Sementara  arus balik ke Jakarta melalui terminal dalam negeri diperkirakan Rabu (2/1) mulai  bergerak.

Rahmat Iskandardinata, staf penerbangan Malaysia Airlines System (MAS), saat  dikonfirmasi membenarkan, memasuki tahun baru arus yang berangkat mulai  berkurang dibandingkan dengan pergerakan arus ke Kuala Lumpur seminggu  sebelumnya. “Sekarang yang meningkat pergerakan arus balik dari Kuala  Lumpur tujuan Medan. Warga Medan yang ramai berlibur ke Malaysia, akan balik  lagi ke Medan,” ujarnya.

Data penumpang yang datang dari Kuala Lumpur, Singapura, dan Penang  antara lain MAS MH860 membawa 152 penumpang, Silk Air M232 dari  Singapura 131 penumpang, Sriwijaya Air SJ103 dari Penang 138 penumpang,  sementara penerbangan Air Asia QZ8051 dari Kuala Lumpur 153 penumpang.

Yang berangkat ke luar negeri dari Bandara Polonia Medan antara lain MAS  MH861 membawa 89 penumpang, Silk Air MI233 tujuan Singapura 142  penumpang, Mandala Tiger RI0862 Medan tujuan Singapura 142 penumpang,  Sriwijaya Air SJ102 Medan tujuan Penang 63 penumpang.

Stasiun KA

Sementara itu, pergerakan arus penumpang dari stasiun besar kereta api (KA)  Medan tujuan Asahan, Tanjung Balai, dan Labuhan Batu, Selasa (1/1), normal  dan tidak ada peningkatan arus.

“Sedangkan dari daerahdaerah tujuan Medan, arus balik melalui KA diperkirakan  mulai bergerak Selasa malam, karena Rabu sebagian warga mulai masuk  bekerja,” kata Manager Humas KA Divre I Sumut Asri.

Menurut Asri, sejak dimulainya angkutan Natal 2012 dan Tahun Baru 2013 pada  2028 Desember 2012, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatera Utara  telah mengangkut 62.691 penumpang, setiap harinya PT KAI mampu  mengangkut sekira 11.640 penumpang.

Kata dia, dari jumlah tersebut, untuk kereta kelas eksekutif mengangkut 4.956  penumpang, bisnis 14.557 penumpang dengan kereta api Sri Bilah. Sementara  melalui KA kelas ekonomi Putri Deli Medan tujuan Tanjung Balai PP mengangkut  25.104 penumpang, Sireks MedanSiantar PP mengangkut 5.053 penumpang dan  KRDI MedanBinjai PP 12.259 penumpang.

Tiket kereta api kelas ekonomi tetap jadi primadona, tidak ada kenaikan harga  tiket. Tujuan MedanTanjung Balai PP (KA Putri Deli) harga tiket Rp14.000 dan  MedanSiantar PP (KA Sirex) harga tiket Rp12.000,” ujarnya.

Karcis kelas ekonomi arus balik tgl 12 Januari 2013 dari Tanjung Balai dan  Siantar dinyatakan habis, untuk kelas eksekutif dan bisnis telah terjual 85 persen.

Mengantisipasi lonjakan penumpang, sebut Asri, dilakukan penambahan  rangkaian kereta. Untuk kelas eksekutif dari 104 seat menjadi 156 seat dan kelas  bisnis dari 256 seat menjadi 384 seat.

Terkait pelemparan batu yang terjadi 3 kali pada masa angkutan Natal, Asri  mengatakan, tersangka pelaku pelemparan KA tersebut sudah tertangkap  berinitial Y ,15, warga Desa Bandar Khalipah, diserahkan ke Polsek Percut Seituan  untuk proses hukum.

Manajemen PT KAI menghimbau agar masyarakat tidak mengganggu jalannya  rangkaian kereta api, seperti melakukan pelemparan. Aksi yang telah mencederai  tiga orang penumpang ini merupakan pelanggaran hukum yang akan ditindak  tegas. (m32)
sumber: waspadamedan

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *