TAWURAN DI MALAM TAHUN BARU, ADI SAPUTRA TEWAS

Ditolong malah mengajak berkelahi. Tawuran pecah di Denpasar

VIVAnews – Perayaan pergantian tahun di Denpasar, Bali, menyisakan duka. Pasalnya, pesta menyambut Tahun Baru berubah bentrok dan menimbulkan korban jiwa. Satu orang tewas, dua orang luka-luka.

Dalam bentrokan berdarah itu, I Nyoman Adi Saputra (24) warga Banjar Bersih Tegal Darmasaba, Denpasar Barat, meregang nyawa. Ia tewas bersimbah darah setelah terkena sabetan dan tusukan benda tajam di bagian perutnya. Kini jasadnya telah dibawa ke RSUP Sanglah untuk otopsi.

Kapolresta Denpasar, Komisaris Besar I Wayan Sunartha menjelaskan keributan bermula akibat kesalahpahaman dua kelompok pemuda dari dua desa bertetangga. Bentrokan berawal saat dua orang pemuda yang berasal dari Banjar Bersih Tegal, Darmasaba, Denpasar Barat terjatuh dari sepeda motornya saat mereka melintas di wilayah banjar tetangga yakni Banjar Gunung, Peguyangan Kangin, Denpasar Barat.

Melihat itu, warga Banjar Gunung hendak menolong kedua pemuda yang terjatuh itu. Namun karena di bawah pengaruh minuman keras, saat hendak ditolong keduanya justru marah-marah. Keduanya malah menantang warga setempat berkelahi.

Mendengar tantangan dari kedua pemuda itu, warga menjadi geram. Tantangannya diladeni. Perkelahian tak terhindarkan. Kalah, kedua pemuda mabuk tadi langsung tancap gas. Namun tak berapa lama, kedua pemuda tadi kembali mendatangi lokasi ia terjatuh untuk melakukan serangan balasan. Mengendarai sejumlah mobil, pemuda itu menyerang warga Banjar Gunung. Bentrokan kembali pecah. Saat itulah satu pemuda penyerang tewas, dan dua lainnya luka parah.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan sejumlah barang bukti seperti pisau yang digunakan untuk menusuk korban, botol miras, dan sebuah balok kayu. Kini salah seorang tersangka yang diduga melakukan penusukan terhadap korban telah diamankan di Mapolsek Denpasar Barat guna penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, untuk mengantisipasi bentrok susulan, sejumlah personel kepolisian dari Polresta Denpasar berjaga-jaga di perbatasan kedua desa yang bertikai.
sumber: vivanews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *