TABRAK BOCAH, ABG PENGEMUDI XENIA BELUM MILIKI SIM

Mobil Daihatsu Xenia yang dikendarai siswa kelas 2 SMP, MRS (14), menabrak Suzuki APV Arena BG 1676 T di Jalan Pelangi Medan. Akibatnya, Gabriel Sirait (12), warga Jalan Pelangi Gang Angkir, Medan, yang tengah berjalan kaki di lokasi kejadian tewas akibat terhantam Daihatsu Xenia.

Kapolsekta Medan Kota, Kompol Sandy Sinurat mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan kecelakaan itu terjadi karena kelalaian pelaku. Apalagi, setelah diselidiki MRS ternyata masih berusia 14 tahun dan duduk di kelas 2 SMP.

“Jadi pasti belum punya SIM dan belum berpengalaman dalam berkendara, hingga terjadi kelalaian,” jelas Sandy, Selasa (1/1).

Saat kejadian, MRS diketahui baru pulang merayakan malam tahun baru. Namun, dia memastikan MRS tidak dalam pengaruh alkohol.

“Dari informasi yang kami terima dan interogasi yang kami lakukan, pelaku ini sehat,” kata Sandy.

Dia mengatakan, MRS baru merayakan malam tahun baru bersama teman-temannya di Swiss Belhotel. Saat kecelakaan terjadi MRS dikabarkan akan pulang menuju rumahnya di kawasan Kompleks Menteng Indah.

“Dia mengendarai mobil sendiri,” jelas Sandy.

Karena MRS masih di bawah umur, penanganan kasus kecelakaan itu tetap akan mengacu pada UU Perlindungan Anak. Namun, prosesnya tetap akan berjalan sesuai prosedur yang ada, karena ada korban tewas.

Seperti diberitakan, Gabriel Sirait (12), warga Jalan Pelangi Gang Angkir, Medan, tewas dalam kecelakaan yang melibatkan Daihatsu Xenia BK 1591 KC dan Suzuki APV Arena BG 1676 T yang sedang diparkir di Jalan Pelangi, Medan, Selasa (1/1). Saat kejadian, Gabriel sedang berjalan kaki.
sumber: merdeka

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *