KASUS JUDI DAN PENCURIAN MENONJOL DI KARO

KABANJAHE – Selama Januari hingga Desember 2012, ada sebanyak 366 kasus tindak pidana yang masuk ke jajaran  Polres Tanah Karo dan yang bisa  dituntaskan sebanyak 199 kasus.

Sementara pada tahun 2011, sebanyak 450 kasus tindak pidana yang masuk ke Polres Tanah Karo dan yang bisa dituntaskan 259 kasus. Bila dilakukan trend perbandingan  dalam penanganan kasus tersebut Polres Tanah Karo dapat melakukan penurunan  79 kasus  atau turun 17,55%.

Demikian pemaparan Kapolres Tanah Karo AKBP Marcelino Sampouw  didampingi Dandim 0205/TK  Letkol Kav Prince Meyer Putong dalam refleksi kinerja jajaran Polres Tanah Karo akhir tahun 2012 di aula Purpur Sage Mapolres Tanah Karo, hari ini.

Dikatakan, adapun kasus yang menonjol pada tahun 2011 hingga 2012 di Karo didominasi  kasus judi, curanmor, curas dan pembunuhan di wilayah hukum jajaran Polres Tanah Karo.

Pada tahun 2011, ada 292 kasus judi  dan 259 kasus yang diselesaikan dengan jumlah tersangka 457 orang dan barang bukti yang disita uang tunai Rp 35.736.300. Sementara pada tahun 2012, sebanyak  231 kasus judi  dan yang bisa dituntaskan 173 kasus dengan jumlah tersangka 231 orang dan barang bukti yang disita uang tunai Rp 44.257.500. Dalam kasus judi itu seorang oknum polisi berinisial Aiptu UG ditangkap dan mengajukan pensiun dini, sehingga dalam penanganan kasus terjadi penurunan 61 kasus.
Lalu disusul  kasus curanmor, pada tahun 2011 sebanyak 130 kasus   dan   16 kasus yang dituntaskan. Pada tahun 2012,  sebanyak 109 kasus  dan yang bisa dituntaskan 5 kasus dengan jumlah 6 tersangka.  Selanjutnya kasus curas, pada tahun 2011, sebanyak 11 kasus dan  2 kasus yang dituntaskan .

Dan kasus terakhir kasus pembunuhan. Pada tahun 2011 sebanyak 6 kasus dan yang bisa dituntaskan 4 kasus. Pada tahun 2012, sebanyak 9 kasus dan bisa dituntaskan 8 kasus pembunuhan.

Lebih lanjut dikatakan, ini merupakan penyampaian kinerja pada akhir Desember 2012 ini termasuk sebagai refleksi kinerja. “Mudah-mudahan daerah Kabupaten Karo ke depan akan menjadi lebih baik termasuk ancaman dan ganguan serta tindak pidana lainnya dapat dieliminir sebaik mungkin,.”ungkapnya.

Dandim 0205/TK Letkol Kav Prince Meyer Putong mengatakan personil TNI dan Polri perlu ditingkatkan koordinasinya ke arah yang lebih baik lagi termasuk dalam hal meningkatkan keamanaan, apalagi suasana Natal yang telah dilaksanakan berlangsung aman dan kondusif di daerah ini.

“Mudah-mudahan perayaan Tahun Baru pada 1 Januari 2013 mendatang, suasana tetap aman dan kondusif juga. Mari kita bekerja sama seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan keamanaan di daerah ini,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu Sekda LIRA Kab Karo, Julianus Sembiring  menyampaikan kekecewannya dalam pertemuan itu. Pasalnya, tidak seorang pun hadir dari pejabat Pemkab Karo, Kejari Kabanjahe, PN Kabanjahe dan dari DPRD Karo. Padahal dalam pertemuan ini refleksi dari kinerja Polres Tanah Karo akhir tahun 2012 ini. “Kalau hadir Pemkab Karo, aktivis LSM yang tergabung dalam GMPK akan mempertanyakansumbangan pihak ketiga soal dolomit termasuk kebijakan lainnya yang dilakukan Bupati Karo. Masalah penanganan kasus judi yang tidak ada ditangguhkan di Polres Tanah Karo  tetapi soal judi di Kejari Kabanjahe banyak kasus judi dtangguhkan termasuk kasus lainnya yang masih banyak P19 di tingkat Kejari Kabanjahe.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *