TRUK DILARANG LINTASI JALINSUM DAN JALUR MEDAN-BERASTAGI

Mulai 31 Desember 2012 – 3 Januari 2013

MedanBisnis – Medan. Pengusaha angkutan barang diminta untuk tidak menjalankan angkutannya sejak 31 Desember 2012 hingga 3 Januari 2013. Jika didapati truk roda 6 ke atas tetap melintas di  jalan lintas sumatera (Jalinsum) ataupun jalur Medan-Berastagi-Tanah Karo maka akan diberhentikan atau disuruh putar balik oleh petugas di jalan raya.
Tim Gabungan dari Dishub Sumut dan Ditlantas Polda Sumut bersama Organda Sumut melakukan sosialisasi Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Peningkatan Keselamatan & Kelancaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada Masa Angkutan Natal Tahun 2012 dan Tahun Baru 2013, Jumat (28/12). Sosialisasi dilakukan di titik-titik keluar Kota Medan, di antaranya Pospam Kayu Besar simpang Batang Kuis-Tanjung Morawa Jalan Tanjung Morawa, UPT Jembatan Timbang Tanjung Morawa dan Jembatan Timbang Sibolangit dekat Bumi Perkemahan Sibolangit.

Turut dalam sosialisasi itu Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol M Arkan Hamzah melalui Kasubdit Kamsel Polda Sumut Kompol Sujarno dan Kompol Hendriko Silalahi serta Kabid Perhubungan Darat Dishub Sumut Darwin Purba dan Anggota Perhubungan Darat Dishub Sumut Agus. Tim dibantu petugas Polantas Pospam Kayu Besar memberhentikan beberapa truk Fuso pengangkut barang memiliki 6 roda ke atas.

Kompol Sujarno dan Kompol Hendriko Silalahi juga sempat memberhentikan truk Fuso yang memiliki roda 8 dan lebih. Saat  itu sang sopir diberikan selebaran Surat Edaran Bersama Dishub Sumut, Ditlantas Polda Sumut dan Organda Sumut. “Jadi, sejak tanggal 31 Desember 2012 sampai tanggal 3 Januari 2013, tidak boleh truk roda enam ke atas melintasi Jalinsum maupun jalur Medan-Berastagi-Tanah Karo. Kita utamakan untuk jalur kendaraan umum dahulu, ” ujar Kompol Sujarno.

Setelah dari Tanjung Morawa, petugas kembali melanjutkan perjalanan untuk sosialisasi Surat Edaran Bersama tersebut ke Sibolangit, Deliserdang. Saat menuju Sibolangit, tim yang menggunakan mobil Patroli Ditlantas Polda Sumut dan Patwal Dishub Sumut itu berhenti di beberapa tempat peristirahatan kalangan sopir truk sepanjang jalur Medan-Berastagi dan UPT Jembatan Timbang Sibolangit untuk menyosialisasikan surat edaran bersama itu.

Surat edaran bersama itu berisi tentang kewajiban sepeda motor menyalakan lampu di siang hari, memakai helm SNI serta tidak boleh membawa penumpang lebih dari satu orang dan pemilik angkutan umum tidak boleh menaikkan tarif. Mengenai larangan angkutan barang roda enam ke atas tidak berlaku bagi kendaraan pengangkut BBM dan sembako yang bebas kapan saja.Aturan ini berlaku pada pagi hari sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB sejak 31 Desember 2012 hingga 3 Januari 2013. (sulaiman achmad)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *