TANAMAN DIRUSAK PENGUSAHA GALIAN C, BANGUN LAPOR POLISI

IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Oknum pengusaha Penambangan Galian C ilegal kembali buat resah warga. Kali ini dialami Sejati Bangun (50) warga Jl. Nogio No.30 Kelurahan Delitua Timur (Kec. Delitua). Sejumlah tanaman pisang, duku dan jambu yang berada persis di samping lokasi penambangan, habis dirusak di Dusun IV Namopinang Desa Namotualang (Kec. Biru-biru) [Rabu 31/10] yang diketahuinya sekitar pukul 10.00 wib saat ia ke kebunnya.Dia sudah melaporkannya ke Mapolsek Biru-biru [Senin 5/11 sekitar Pkl. 11.30 wib]. Namun, hingga saat ini, polisi belum juga menangkap pelakunya.
Menurut Sejati Bangun yang di temui oleh Sora Sirulo di Delitua [Minggu 16/12 siang] mengatakan, perusakan tanaman duku, jambu dan pisang  di kebun miliknya dilakukan oleh orang yang membuka lokasi Galian C ketika membuka jalan untuk lalu lalang kendaraan pengangkutan material dari lokasi Galian C.

“Lokasi Galian C itu terdapat di belakang kebun milik saya. Ketika pengusaha membuka jalan dengan menggunakan exkavator, tanaman di kebun saya banyak yang rusak.  Meskipun telah rusak, bukannya pelaku meminta maaf, melainkan marah-marah pada saya. Mungkin karena ada aparat berambut cepak di belakangnya sehingga mereka seenaknya saja berbuat sesuka hati,” ujar bapak berkulit hitam ini.

Kapolsek Biru-biru AKP Mulyadi yang dikonfirmasi wartawan [Minggu 16/12 sore] melalui Kanit Reskrimnya Ipda S. Sembiring mengatakan, pihaknya masih mendalami kasusnya. “Saat ini, para saksi masih kita mintai keterangan,” ujar kanit melaluí telepon selulernya.
sumber : sorasirulo

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *