IRT ASAL LANGKAT DITEMUKAN TEWAS MINUM RACUN DI PANCURBATU

IMANUEL SITEPU. PANCURBATU. Santi alias Kiki (29) perempun asal Stabat (Kab. Langkat) ditemukan tewas setelah menegak racun rumput di rumah kontrakannya di Dusun III, Desa Durin Jangak (Kec. Pancurbatu) [Selasa 18/12].Tidak ada tanda-tanda penganiayaan ditemukan di tubuh korban. Kuat dugaan, dia nekad mengakhiri hidupnya karena sakit hati. Saat ini, petugas Polsek Pancurbatu masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Informasi yang diperoleh Sora Sirulo di lapangan, sebelum kejadian, korban bermaksud pulang ke rumah kontrakannya itu [Sabtu 15/12]. Alangkah terkejutnya ia melihat temannya Yuli (19) warga Pondok Seng, Tuntungan I (Kec. Pancurbatu), yang tinggal bersamanya, sedang melakukan hubungan intim dengan seorang pria berinisial R tanpa
mengenakan pakaian di tempat tidur miliknya. Diduga saat itu korban merasa tidak senang jika rumah kediamannya dijadikan tempat mesum oleh temannya. Korban pun langsung membanting barang-barang yang ada di rumahnya seperti kipas angin hingga hancur.

Tidak hanya itu, diduga permasalahan tersebut masih dipendam oleh korban. Hingga 2 hari setelah kejadian [Senin 17/12], korban nekat meminum racun rumput. Ia ditemukan oleh suami sirinya Slamat Riyadi (44) seorang pria beranak tiga, warga Desa Sukaraya (Kec. Pancurbatu) yang tinggal satu rumah dengannya. Saat ditemukan, kondisi mulut korban mengeluarkan buih. Korban langsung dibawa ke klinik terdekat. Setelah itu, korban dibawa kembali ke rumah kontrakannya. Namun, diduga terlalu banyak menegak racun ia akhirnya tewas [Selasa 18/12].

Mengetahui kejadian, Kanit Reskrim Polsek Pancurbatu AKP P Samosir didampingi anggota serta Kanit Binmas AKP MKL Tobing langsung menuju lokasi kejadian melakukan cek dan olah TKP. Jenazah kemudian dibawa ke RSUP H. Adam Malik Medan guna divisum. Kapolsek Pancurbatu Kompol Darwin Sitepu melalui Kanit Reskrim Polsek Pancurbatu AKP P. Samosir saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian.

“Atas permintaan keluarga korban, setelah membuat surat pernyataan, atas jenazah korban tidak dilakukan otopsi. Namun, kasus ini masih dalam penyelidikan petugas,” ujar Samosir.
sumber : sorasirulo

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *