GALIAN C ILEGGAL RUSAK SUNGAI SIME-MEI

IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Akibat tidak tegasnya Bupati Deliserdang Drs. H. Amri Tabunan menindak para pengusaha galian C Ileggal, para pengusaha seenaknya meluluhlantakan permukaan bumi ini. Salah satu contoh, galian yang diduga kuat ilegal terdapat di desa Sidodadi pasar 9 dan Desa Namo TualangĀ  (Kec. Biru-Biru).

Meskipun warga resah, aktifitas galian yang terdapat di bibir Sungai Simei-mei itu tetap berlanjut karena tidak ada tindakan dari instansi terkait. Adapun dampak Galian C itu membuat air sungai menjadi keruh. Warga yang menggunakan aliran air menjadi resah karena mereka tidak bisa lagi menggunakan air sungai buat mandi serta mencuci dan mengairi kolam ikan.

Leman alias Lepot, Kepala Dusun I Desa Batu Rejo (Kec. Namorambe) yang ditemui Sora Sirulo [Selasa 18/12 siang] mengatakan, akibat aktifitas Galian C ileggal itu warga yang berada di dusunnya di bagian hilir sungai tidak bisa lagi menggunakan aliran air sungai untuk mencuci dan mandi sebab air sunga keruh akibat aktifitas Galian C. Untuk itu, kata Leman, hendaknya pemerintah kecamatan bertindak cepat menertibkan dan menangkap pengusaha galian sebelum kesabaran masyarakat habis.

Hal yang sama juga dirasakan oleh warga Desa Batugemuk. Mereka yang sehari-harinya menggunakan aliran air sungai Sime-mei merasa keberatan terhadap kegiatan Galian C yang diduga kuat ilegal tersebut. Mereka berharap secepatnya Bupati Deliserdang drs. H. Amri Tambunan memerintahkan instansi terkait bertindak agar kepercayaan masyarakat tidak hilang, terlebih ini mau pemilihan Gubernur. “Apalagi Amri Tambunan maju sebagai calon,” ujar mereka serempak.
sumber : sorasirulo

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *