PAUS: ABORSI DAN PERNIKAHAN SEJENIS ANCAMAN PERDAMAIAN

Banyak kasus kekerasan terjadi di kaalangan pasangan nikah sejenis.

VATICAN CITY – Musim natal telah datang dan puluhan kota-kota di Eropa mulai berhias diri untuk merayakan natal dalam berbagai cara. Seperti yang terlihat pada Jumat (14/12) malam di Vatican ketika lampu-lampu natal mulai dinyalakan dari pohon natal tradisional bertinggi 78 feet di St. Peter’s Square.

Dan Paus pun mengingatkan agar semua umat selalu berjaga-jaga, terlebih jika saat lampu natal dimatikan, bagaimana semua orang harus menjaga dirinya karena jika berada di dalam kegelapan, itu sama seperti kembali ke masa lalu ketika warga hidup di masa rezim atheis.

Paus Benedict XVI yang kini menginjak usia 85 tahun, dalam sejumlah pesannya pun harus merujuk kepada sejumlah pengalamannya di masa muda sebagai seorang pemeluk agama Katolik Roma di masa Nazi Jerman di mana ketika itu mereka hidup dalam berbagai tekanan tapi ia berharap seluruh Eropa bisa segera pulih dan warisan hidup kekristenan bisa kembali lagi dan membuat iman setiap orang bisa tetap tekun akan percaya kepada Tuhannya.

Dalam sejumlah pesannya kepada delegasi dari Italia Selatan dari daerah Molise Tengah yang juga menjadi penyumbang pohon natal utama untuk Vatican tahun ini, Paus pun mengucapkan terima kasihnya sambil berkata lampu-lampu di pohon natal yang selalu berubah cahayanya itu pasti diwakili ‘cahaya dari ilahi’.

“Di masa lampau mereka kerap mencoba untuk menghilangkan cahaya-cahaya itu, tapi semakin mereka berusaha agar cahaya itu memudar, justru cahayanya akan semakin terang. Jika cahaya itu memudar tentu saja kekerasan akan semakin dalam merenggut kehidupan manusia. Dan, jika mereka mencoba untuk menghilangkan kebesaran cerita Allah dari sejarah, hasilnya adalah distorsi, bahkan jika dibanding dengan kata-kata yang indah seperti kebebasan, kebaikan, dan keadilan pun, fakta soal segala cerita kebaikan Allah itu tak bisa dihilangkan,” pesan Paus.

Ketika pohon natal dinyalakan, beberapa penyanyi dari daerah Molise menyanyikan lagu-lagu lokal tradisional dan sebuah band dari Vaticak menyanyikan melodi natal dengan khidmat.

Perayaan natal pada Jumat itu menandai musim sibuk natal telah tiba dan semua orang sudah harus mempersiapkan diri hingga masa itu berakhir dengan Misa pada malam natal di Basilika Santo Petrus yang juga akan dipimpin langsung oleh Benediktus hingga menjelang masuk tahun baru yang akan ditandai dengan kebaktian langsung dari Gereja Ketolik untuk perdamaian sedunia.

Vatican pada Jumat itu memang mengeluarkan sejumlah pesan perdamaian lewat pesan langsung dari Paus di mana ia menyerukan para pembuat kebijakan untuk bisa menganggap diri mereka juga sebagai orang-orang yang membawa damai dalam setiap kebijakan ekonomi dan sosial yang mereka keluarkan.

Paus juga memperingatkan kalau aborsi dan pernikahan sesama jenis adalah ancaman besar bagi perdamaian dunia sehingga harus benar-benar dihindari.

“Mereka yang kurang menghayati nilai-nilai dalam kehidupan manusia dan kurang dalam konsekuensi, tentu akan mendukung hal-hal seperti aborsi atau pernikahan sejenis dan tentu saja ini adalah cara-cara yang bisa diungkapkan sebagai perdamaian palsu. Perdamaian itu selalu melindungi yang lemah. Apa pun bentuknya, aborsi dan pernikahan sesama jenis itu adalah cara-cara untuk menghancurkan perdamaian di dunia,” tulis Paus. (Foxnews/France24)
sumber : shnews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *