MENEGUK KOPI, LUPAKAN MINUMAN BERENERGI

Secangkir kopi lebih efektif bagi fisik dan kognitif daripada minuman berenergi, kata studi.

JAKARTA – Dengan kandungan ginseng dan guarana—tanaman Brasil yang kaya kafein—sejumlah minuman digembar-gemborkan mampu meningkatkan kualitas fisik dan kognitif sekaligus. Namun, penelitian baru menunjukkan bukti yang  beda. Bahwa minuman berenergi, seperti Redbull, lebih murah hati dalam dosis kafein.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition Reviews, menemukan bahwa minuman energi yang kerap mengandung bahan-bahan seperti taurin, guarana dan ginseng, “kurang terbukti mendukung klaim bahwa minuman tersebut meningkatkan kinerja fisik dan kofnitif,” mengutip Daily Mail, Jumat (14/12).

Selama ini, minuman energi sering mengandung taurin, guarana, ginseng, glucuronolactone, vitamin B, dan senyawa lainnya. Tetapi, studi baru mendapati, minuman berenergi tadi lebih berlimpah dengan kafein.

Temuan ini berdasarkan upaya peneliti mengkaji lebih dalam puluhan artikel yang meneliti efek dari bahan-bahan penambah energi saja atau minuman yang dikombinasikan dengan kafein. Peneliti menemukan, dengan mengecualikan beberapa bukti yang lemah untuk glukosa dan ekstrak guarana, ada sedikit bukti yang menguatkan klaim bahwa komponen minuman energi, selain kafein, berkontribusi terhadap peningkatan kinerja fisik atau kognitif.

Awal tahun ini, sebuah studi menemukan bahwa minuman energi mengandung kafein hingga 14 kali lipat dibandingkan minuman ringan lain.

Air Putih yang Terbaik
Lebih jauh, para dokter memperingatkan bahwa anak-anak yang meneguk minuman energi dapat menambah berat badan karena mereka tidak cukup aktif untuk membakar kalori ekstra. Menurut mereka, minuman energi yang mengandung antara 10 hingga 270 kalori per porsi, tidak boleh diberikan kepada anak-anak.

Sebaliknya, para bocah cukup minum air putih untuk memuaskan dahaga mereka. Anak-anak juga disarankan untuk minum jus buah dan susu rendah lemak ketika makan setiap hari.

Masalah tersembunyi dalam minuman energi adalah kafein yang bisa mencapai tingkat beracun sampai 14 kali lebih besar daripada dalam minuman ringan lain. Hal ini telah dikaitkan dengan kejang, diabetes, masalah jantung, dan gangguan perilaku.

Dokter anak memperbarui peringatan tentang minuman energi dan potensi bahaya dari minuman untuk sport, menyusul laporan anggota ahli Komiter Gizi American Academy of Pediatrics.

Air putih adalah minuman terbaik untuk anak setelah olahraga/fortsmithmoms.com.

“Bagi kebanyakan anak yang rutin terlibat kegiatan fisik, air putih adalah yang terbaik,” kata Dr. Holly Benjamin, penulis utama laporan tersebut yang juga dokter di Rumah Sakit Anak Comer, bagian dari University of Chicago, AS.

Sementara itu, pihak Red Bull belum mengomentari temuan tersebut.
sumber : shnews

This entry was posted in Berita, Informasi Kesehatan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *