MASANA MINTA POLISI TANGKAP PELAKU PEMBAKARAN GUBUKNYA

IMANUEL SITEPU. PANCURBATU. Masana Purba (57) warga Dusun II Tanjung Aras Desa Tanjung Beringin (Kec. Sibolangit) meminta pihak kepolisian serius tangani kasus pembakaran gubuknya yang terletak di perladangan Tanjung Aras. Menurutnya, pembakaran dilakukan oleh TT warga yang sama pada hari Selasa [20/11 sekira Pkl. 14.00 Wib] , hampir sebulan lalu.

Masana juga meminta kepada Kapolsek Pancurbatu Kompol Darwin Sitepu PB agar mengusut kasus tersebut. Sebelum pembakaran, penyewa ladangnya yang bernama Pendi Bangun (38) warga Desa Suka Dame juga diteror MG dan VK yang merupakan anak dan menantu TT, katanya. Saat itu, MG dan VK datang ke ladangnya dan menyuruh Pendi agar segera bergegas dari gubuknya itu. Kata mereka: “Jangan nanti kami disalahkan kalau gubuk ini.” Bahkan, menurut Masana lagi, VK juga menyebutkan akan memelihara begu ganjang di lokasi itu.

Tak berselang lama, setelah kedatangan kedua pria itu, tepatnya 4 hari kemudian, gubuk tersebut pun dibakar. Saat terbakarnya gubuk itu, Pendi sempat melihat TT pergi dari kawasan gubuk menuju sungai yang tak jauh dari lokasi ladang mereka. Tak lama berselang, Masana pun datang ke ladangnya. Begitu berada di sana, dia melihat gubuknya telah terbakar.

”Saat sampai di ladang, aku melihat gubukku terbakar. Saat kutanya si Pendi, katanya, ada tadi orang pergi ke sungai. Saat kukejar, ternyata si TT itu berada di bawah. Karena dia perempuan, aku pun tak menegurnya,” ujar Masana.

Setelah itu, Masana pun melaporkannya ke Kepala Desa Tanjung Beringin, Nelson Ginting, dan berencana membicarakan masalahnya ke Kecamatan. “Tapi, karena belum ada keluar surat tentang tanah ini, Camat pun tak berani membicarakannya,” kata Masana. Dijelaskanya, tanah itu merupakan peninggalan ayahnya bernama Poning alias Pa Tongat Purba. “Selama ini, kami yang menguasai, bahkan Kepala Desa juga membenarkannya. Jadi, mereka memang ingin menguasai tanah warisan bapak kami itu,” ujar Masana mengakhiri.

Kepala Desa Tanjung Beringin Nelson Ginting saat dikonfirmasi membenarkan tanah yang menjadi masalah tersebut milik Masana Purba. ”Sepengetahuanku, tanah itu memang milik mereka. Sepengetahuanku sebagai aparat desa, tanahitu milik bapak mereka,” ujar Nelson.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Darwin Sitepu PB melalui Kanit Reskrim AKP Parulian Samosir saat hendak dikonfirmasi, saat dihubungi melalui teleponnya, Kanit tak mengangkatnya. Begitu dilayangkan pesan singkat juga tak dibalas. Saat didatangi ke kantornya dia juga tak berada di dalam.
sumber : sorasirulo

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *