POLRES LABUHANBATU RINGKUS TERSANGKA PENCURI KABEL

Rantauprapat, (Analisa). Jajaran Polres Labuhanbatu meringkus seorang tersangka sindikat pencurian kabel grounding (anti petir) milik provider telekomunikasi. Tersangka telah beraksi belasan kali di wilayah Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Jumat (7/12) di wilayah hukum Polsek Na-IX-X.
Tersangka SHA alias Habib (27) buruh bangunan, penduduk Dusun II Aek Marbatu, Desa Kampung Pajak, Kecamatan Na-IX-X, Labuhanbatu Utara, ditangkap personil Polsek Na-IX-X saat melakukan sweeping/razia ketika tersangka usai beraksi di wilayah di Dusun Pasar Batu, Desa Sei Raja, Kecamatan Na-IX-X, Labura.

Kasus pencurian di wilayah hukum Polres Labuhanbatu meningkat khususnya kabel tembaga. Hal ini, dikarenakan harga kabel tembaga relativ tinggi di pasaran hingga mencapai Rp 60 ribu, dan ditambah minimnya pihak pemilik Provider yang jarang melaporkan kasus pencurian tersebut.

Hal tersebut dikatakan Kapolres Labuhanbatu AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Wahyudi SIK kepada Analisa, Senin (10/12). Dikatakan juga, aksi tersangka ini tergolong nekat dengan berbekal peralatan tang dan kunci-kunci, tersangka berhasil memanjat dan memotong kabel tembaga sekitar 10 meter setiap towernya agar tidak dapat diketahui.

Kapolres juga mengatakan, tersangka ini sudah berhasil melakukan sebanyak 14 kali aksi penjarahan tower kabel tembaga BTS milik beberapa provider telekomunikasi dari tahun 2011. Seperti di wilayah Aek Natas sebanyak 4 kali, di Kecamatan Na-IX-X sebanyak 10 kali dan terakhir melakukan aksinya di Dusun Pasar Batu Desa Sei Raja, Kecamatan Na-IX-X hingga akhirnya tertangkap polisi. “ Untuk proses hukum selanjutnya, tersangka telah ditahan di komando dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP”.

Dijelaskan Kapolres, penangkapan terhadap tersangka berawal saat petugas dari Polsek Na-IX-X melaksanakan sweeping di Simpang PTPN IV Kebun Berangir, dan ketika itu mencoba memberhentikan seorang pengendara sepeda motor. Namun, pengemudi tersebut tidak memberhentikannya dan langsung putar arah menuju perkebunan kelapa sawit.

Polisi yang merasa curiga, langsung mengejar tersangka dan berhasil menangkapnya dan digiring ke Mapolsek Na-IX-X. Dari tangan pengendara sepeda motor/tersangka itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti sebanyak lima gulung kabel tembaga Grounding sepanjang lebih kurang 40 meter, 1 buah goni plastic 30 Kg, 1 buah tas ransel warna hitam berisikan kunci-kunci, 1 buah sepeda motor tanpa plat dan sejumlah peralatan untuk tersangka melakukan aksi kejahatannya melakukan pencurian kabel tower. (ra)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *