SEMBIRING KRITIS DITEBAS TUKANG SHIN CHAOW

IMANUEL SITEPU. NAMORAMBE. Ponco Sembiring (35) warga Desa Tangkahen (Kec. Namorambe) kritis dibacok Waris Ginting (19), warga Desa Namorambe, di depan rumah tersangka dekat Pajak Namorambe [Kamis 6/12 sekira Pkl. 21.00 Wib]. Akibatnya, bapak 3 anak ini harus dirawat intensif di RSU Sembiring Delitua karena luka yang dideritanya cukup parah.
Informasi yang dihimpun Sora Sirulo menyebutkan, malam itu, Waris baru siap bekerja menebang pohon di lahan orang lain. Setibanya di rumahnya, tersangka yang belum menikah ini langsung memperbaiki mesin Shin Sawnya.Saat asyik mengutak-atik alat penebang kayu itu, tersangka didatangi Ponco dengan menggunakan sepeda motornya. Begitu berada di depan kediaman orangtua Waris, Ponco langsung menggeber sepeda motor yang dikemudikannya. Selanjutnya korban pun memaki tersangka dengan bahasa kotor.

Tak terima dengan ucapan korban, Waris pun membalasnya dengan makian. Saat mengeluarkan bahasa kotor itu, tiba-tiba abang tersangka yang berada tak jauh dari situ, langsung mendatanginya dan berusaha melerainya. Tetapi kedatangan abang tersangka itu bukannya meredakan situasi, malahan memanaskan keadaan. Korban yang saat itu membawa kayu balok berusaha melayangkannya ke tubuhnya. Takut jadi amukan korban, sang abang pun berusaha menghindar. Mendengar kegaduhan dari luar, ibu Waris yang saat itu berada di dalam rumahnya langsung beranjak keluar dan berusaha menenangkan Ponco.

Namun, bukannya mereda, korban pun menyorong tubuh renta ibu tersangka ini hingga terjatuh. Waris yang sedari tadi duduk di teras rumahnya langsung berdiri begitu melihat ibu yang telah melahirkannya ke dunia ini terjatuh disorong Ponco. Tersangka langsung mengambil parang yang tergeletak tak jauh dari posisinya duduk. Begitu senjata tajam khas Karo ini berada di tangkannya, Waris pun mengayunkannya ke arah kepala korban. Seketika itu juga darah segar mengucur deras dari kepala korban.Tak puas hanya sekali, tersangka kembali mengayunkan parangnya ke arah punggung korban, akibat bacokan yang kedua itu, Ponco pun terkapar bersimbah darah. Abang dan ibu tersangka yang melihat kejadian itu berusaha meminta tolong pada tetangganya dan langsung melerai pertikaian berdarah itu.

Warga sekitar yang mendengar itu langsung membawa korban ke RSU Sembiring Delitua guna mendapatkan perawatan. Sementara petugas kepolisian dari Sektor Namorambe yang mengetahui kejadian langsung bergerak cepat. Tak lama berselang, tersangka berhasil dirngkus saat bersembunyi di kediaman orangtuanya.Bersama barang bukti sebilah parang tersangka pun diboyong ke Mapolsek Namorambe guna pemeriksaan lebih lanjut. Kapolsek Namorambe AKP S.H. Karo-karo saat dikonfirmasi membenarkannya.
sumber : sorasirulo

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *