TINGKATKANKAN KETAHANAN PANGAN, BI BANTU ALAT MESIN PERTANIAN

TELUKMENGKUDU (Berita): Bank Indonesia (BI) Regional Sumut-NAD, memberi bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sri Karya, di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Kab. Sergai), Kamis (6/12).

Kepala BI regional Sumut-NAD, Nasser Atorf, mengatakan, bantuan Alsintan adalah program sosial tahun 2012 dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan khususnya di Sumatera Utara dan umumnya di Indonesia. Pengembangan mekanisasi pertanian berkaitan dengan keperluan penerapan pola pertanian dan sifat usaha tani yang tergantung pada musim.

Menurut Nasser, bantuan serupa juga diberikan kepada kelompok tani yang ada di Kabupaten Karo, Langkat, dan Asahan. Masing masing sesuai kebutuhan mereka, bantuan yang diberikan tidak banyak, tetapi harus dilaksanakan di seluruh Indonesia.

“Dengan pengembangan mekanisasi pertanian sehingga stabilitas harga nantinya dapat terjaga, dan syukur kalau surplus bisa diperdagangkan ke luar daerah. Dan program sosial ini, merupakan pilot project adalah beras,” ujarnya.

Nasser berharap, bantuan Alsintan yang diberikan dapat dimanfaatkan petnani sebaik baiknya dengan menjaga serta merawatnya. Dalam memberi bantuan Alsintan, BI juga melakukan peninjauan secara periodik dan memastikan semua terkontrol pasca purna jual oleh perusahaan pemasok (PT. Capella).

“Dengan Alsintan dapat mendorong penerapan mekanisasi pertanian bertujuan meningkatkan produktivitas tanaman padi dan menjadikan Indonesia menjadi swasembada nantinya.Manfaat dan dampak dari penggunaan alat mekanis kedepan dapat mempercepat penyelesaian proses usaha tani tepat waktu, meningkatkan intensitas tanam dan efisiensi  dalam penggunaan faktor produksi sehingga dapat  meningkatkan produksi dan produktivitas, memberikan nilai tambah serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat umumnya.” tandas  Nasser.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Serdang Bedagai, H Soekirman mengatakan bahwa dengan program bantuan sosial Alsintan  dapat memberikan motivasi terutama bagi kelompok tani yang belum mengembangkan atau memanfaatkan lahannya secara optimal agar dapat berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan keluarga melalui pertanian yang moderen.

Secara teoritis, Soekirman mengatakan bahwa ekonomi pertanian sangat prioritas. Dalam kesempatan itu, dia   menyinggung perubahan alih fungsi lahan yang kerap terjadi disemua areal pertanian. Faktanya banyak terjadi perubahan areal persawahan menjadi areal perkebunan kelapa sawit dengan berbagai faktor dan alasan.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Sri Karya, Samidi mengatakan, BI memberi bantuan berupa 2 unit traktor Kubota, 2 unit hand traktor, 2 unit alat pengolah pupuk organik (APPO), 20 unit beko (angkong) dan 2 unit becak Viar, serta 15 unit kereta sorong.

Dia mewakili petani mengucapkan terimakasih kepada BI yang telah memberikan bantuan Alsintan dan pelatihan pola tanam padi SRI kepada para petani. Melalui Alsintan yang diberikan dimungkinkan meningkatkan produksi dan efisiensi untuk mengelola areal pertanian seluas 3500 Ha milik kelompok tani mereka, dan melakukan pola tanam serempak sehingga siklus hama dapat terputus.

Hadir dalam acara itu, Wabup Sergai, H. Soekirman, Kepala BI Regional Sumut-NAD, Nasser Atorf, Suti Masriati Nasution, Bakor Penyuluh Pertanian Sumut, Sutarman, Bulog Sumut, Roy Rahmadi, Kadis Tanak Sergai, Setyarno. SP, Kepala BP2KP Sergai, Ir.H.Syfaruddin Msi, Camat Teluk Mengkudu, Drs. Zulfikar, Kades Pematang Setrak, Irwansyah, tokoh masyarakat, agama, pemuda dan undangan. (anw/dro)
sumber: beritasore

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *