TENDER PROYEK DINAS PASAR DELISERDANG DIDUGA SARAT KKN

Pemborong: “Saya sudah kasih uang wartawan.”

IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Aroma kong kali kong untuk memenangkan tender proyek Dinas Pasar Kabupaten Deliserdang disinyalir sarat Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN). Informasi diperoleh Sora Sirulo menyebutkan, para rekanan yang memenangkan tender sejumlah proyek saat ini ternyata masih satu grup dengan perusahaan pemenang tender sebelumnya.

Seperti pembangunan 19 unit kios di  Pasar Biru-biru Tahun Anggaran 2011 lalu, yang menelan anggaran Rp. 500 Juta. Disebut sumber ini, saat itu, pemenang tendernya adalah Pak M. Simorangkir. Padahal, pembangunan kios tersebut tidak berkwalitas. Pernah menjadi sorotan masyarakat dan anggota DPRD Deliserdang. Ironisnya, pada Tahun Anggaran 2012, M.  Simorangkir kembali kemenangkan sejumlah proyek di Dinas Pasar Kabupaten Deliserdang, seperti pembanguna 7 Kios di Talunkenas (Kec. STM Hilir) dan Desa Penen (Kec. Biru-biru) dengan mengganti baju menjadi CV GALAN.

Pantauan Sora Sirulo di Pasar Talunkenas [Selasa 4/12], pembangunan 7 kios yang hampir rampung dikerjakan diduga tidak sesuai bestek. Seperti bahan kusen dan daun pintu yang diduga menggunakan kayu sembarang. Di lokasi tidak ada ditemukan Plank Proyek. Sementara data di lapangan, warga menyebut proyek tersebut merupakan milik Pak Simorangkir.

“Ini harus diusut, indikasi permainan itu sudah jelas. Istilahnya, satu orang hanya ganti baju. Ini adalah kejahatan yang dilakukan oknum-oknum kontraktor maupun si pemilik pekerjaan,” ujar Andreas Barus (50)  tokoh masyarakat  Deliserdang kepada Sora Sirulo ketika dikonfirmasi terkait adanya Indikasi KKN di tubuh Dinas Pasar Deliserdang. M. Simorangkir kerika dikonfirmasi Sora Sirulo melalui ponselnya mengarahkan wartawan koran ini agar menghubungi Pak Manurung.

“Bapak jumpai saja Pak Manurung. Dia yang selalu di lapangan. Sama dia baru jelas semua itu,” ujarnya.

Pak Manurung selaku penanggungjawab proyek ketika dikonfirmasi Sora Sirulo mengatakan: “Apa lagi, pak? Saya kan udah kasih uang sama wartawan.” Dia mengatakan begitu seraya menyebutkan nama salah seorang wartawan terbitan Medan yang dimaksud.
sumber : sorasirulo

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *