MANDOR BORNEO, SUTRA DAN ARONTA DEMO DISHUB

KABANJAHE – Tiga PT angkutan umum, Borneo, Sutera dan Aronta jurusan Medan-Kabanjahe, diwakili masing-masing mandor armada melakukan aksi unjukrasa di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) jalan Kota Cane, Kabupaten Karo, siang ini.

Informasi yang diterima, aksi yang dilakukan puluhan para mandor dari tiga PT armada jurusan Medan – Kabanjahe, mempertanyakan ijin trayek angkutan baik roda empat serta enam yang selama ini beroperasi, diangap telah menyalahi peraturan Dishub. Serta dibiarkannya pihak terkait, tanpa ada penegakan peraturan di terminal Kabanjahe.

Pihak PT armada yang selama ini merasa dirugikan untuk keempat kalinya mendatangi Dishub, dan meminta agar peraturan yang semula dari pusat harus ditegakkan. Situasi saat dengar pendapat antara pihak mandor dan sopir sempat memanas.

“Kita hanya meminta penegasan trayek armada sesuai izin peraturan  dari Provinsi Sumut, yang diterapkan Dishub Kabupaten Karo jangan dikangkangi. Seperti banyaknya plang atau merek angkutan umum baik roda empat dan enam di terminal Kabanjahe, sangat bebas beroperasi mengangkut para penumpang. Jelas itu sangat merugikan pihak kami selaku mempunyai penetapan izin trayek untuk mengantar para penumpang lintas Medan-Kabanjahe,” terang koordinator lapangan Johanes yang juga selaku perwakilan dari PT armada Borneo.

Dikatakan, saat dengar pendapat dengan Kadis Dishub, Djamin Ginting. Ada enam PT Armada yang diduga tidak mempunyai izin trayek untuk mengankut para penumpang. Hal itu membuat pihak yang memiliki izin merasa dirugikan secara materi. Serta setiap merek armada berlebih sekira 40 persen dari kesesuaian ketentuan armada selama ini.

“Permasalahan dari tahun 2009 yang keempat kali pihak kami melakukan aksi demo, hingga sampai sekarang belum juga dapat ditertibkan oleh Dishub terkait izin trayek armada yang semnagkin banyak di Karo.

Pihak Dishub yang menampung aspirasi para mandor menegaskan, untuk  menindak serius kepada para armada yang tidak memiliki izin. “Kita akan meninjau langsung armada mana saja yang memeiliki izin beroperasi, dan akan menyurati para pengusaha armada masing- masing,” terang Kadis Dishub Djamin Ginting.

Sementara itu, Kasat Lantas, AKP Radu S mengatakan, secepatnya Dishub menyurati para pengusaha, dan tepat pada Kamis mendatang kami selaku Lantas akan ikut mengamankan di terminal Kabanjahe, demi melihat angkutan umum yang benar sesuai dengan fungsinya beroperasi.

“Jadi sama – sama kita saling bahu-membahu, menyelesaikan permasalahan tersebut. Tapi kalian jangan ragu, apabila armada tersebut tidak memiliki izin trayek, saya tidak akan pandang bulu akan melakukan tindakan teguran berupa tilang kepada angkutan tersebut. Begitu juga kepada pihak PT armada yang melakukan aksi tersebut, akan dicek ketentuan armadanya,” terang Radu.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *