WAKIL BUPATI TURUN BERIKAN IMUNISASI BAYI POSYANDU TERBAIK SE-ACEH UTARA

Aceh Utara ( Berita) : Wakil Bupati Aceh Utara, M.Djamil, M.Kes, langsung turun kelapangan untuk memberikan imuninasi polio terhadap beberapa bayi Gampong (desa) Lancok, Kecamatan Sawang, sekaligus menyerahkan penghargaan berupa sertifikat dan uang tunai kepada Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Tiga Serangkai yang keluar sebagai Posyandu terbaik dalam kunjungan kerja 100 hari kepemimpinan bupati dan wakil bupati di desa setempat, Kamis (29/11).

Penghargaan ini juga diberikan kepada Posyandu Sekar Wangi, Kecamatan Lhoksukon, terbaik ke dua dan kepada Posyandu Kasih Ibu, Kecamatan Cot Girek, yang berhasil keluar sebagai juara tiga perlombaan Posyandu terbaik yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Aceh Utara beberapa waktu lalu.

Wakil Bupati Muhammad Djamil, yang membacakan sambutan Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib mengungkapkan, kegiatan perlombaan Posyandu terbaik merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“ Posyandu ini keluar sebagai  yang terbaik, tentunya karena sistem, mekanisme dan cara memberikan pelayanan yang dilakukan para petugas sudah sempurna. Para Camat, Kepala Puskesmas dan Stake Holder lainnya hendaknya mencontoh Posyandu ini dan diterapkan kepada Posyandu yang ada dibawah binaan masing-masing.

Dikatakan kegiatan perlombaan ini merupakan bahagian dari visi dan misi Pemkab dimana dalam poin ke empat visi bupati dan wakil bupati yakni mewujudkan pembangunan kesehatan masyarakat, melalui layanan kesehatan yang bermutu,  peningkatam kesadaran pola hidup sehat dan bersih.

“Ini juga selaras dengan visi pembangunan nasional tahun 2005-2025 sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2007 tentang rencana pembangunan jangka panjang nasional adalah “Indonesia yang mandiri, Maju, adil  dan makmur,”ungkapnya.

Dalam mencapai derajat kesehatan masyarakat pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang. Karenanya rencana pembangunan kesehatan dalam kurun lima tahun ini di arahkan kepada beberapa hal prioritas yang mendesak dan dibutuhkan oleh masyarakat.

Diungkapkan, sejak dicanangkan, Posyandu berbagai hasil telah banyak dicapai. Angka kematian ibu dan  bayi telah berhasil diturunkan dan umur harapan hidup masyarakat telah meningkat secara kuantitatif bahkan perkembangan Posyandu juga sangat menggembirakan karena setiap gampong sudah ditemukan dua Posyandu.

Pada saat Posyandu dicanangkan pada 1996 lalu jumlah Posyandu tercatat sebanyak satu Posyandu setiap kecamatan sedangkan saat ini meningkat pesat jumlahnya mencapai 931 Posyandu dari 852 desa di Aceh Utara.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara Muhammad Nurdin, mengungkapkan Posyandu Tiga Serangkai ditetapkan sebagai yang terbaik se-Aceh Utara karena berdasarkan penilaian beberapa aspek meliputi aktifitas penimbangan bayi, persoalan gizi maupun diare dan para kadernya senantiasa aktif dan rutin melaksanakan pelayanan ini.

Namun menurut pantauan  ini di Aceh Utara masih banyak posyandu Bantuan yang tidak terurus dan juga ada beberapa tempat pelayanan kesehatan masyarakat di pendalam yang tidak ada penghuninya seperti di Desa Lubuk tilam Timur, Kecamatan Cok girek,Desa Lapang, Kecamatan lapang, serta Di Desa Bidari, Kecamatan Langkahan,Kabupaten Aceh Utara,  sangat kita sayangi masyarakat pendalam harus bertempuh berjam-jam untuk mencari pelayanan posyandu bantuan lainnya.(jmal)
sumber: beritasore

This entry was posted in Berita, Informasi Kesehatan, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *