SWASEMBADA GULA 2014 SULIT TEREALISASI

MedanBisnis – Cirebon. Rencana pemerintah untuk swasembada gula pada 2014 semakin sulit untuk terealisasi karena berbagai langkah dan upaya tidak diterapkan untuk memperbaiki kebun tebu.
Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Cirebon Ade Hasan kepada wartawan di Cirebon, Jumat (28/9), mengatakan, rencana pemerintah swasembada gula tidak akan tercapai, karena selama ini semua program diabaikan.

“Program pemerintah seperti menyediakan kebun bibit unggulan, perbaikan sarana kebun tebu, memperluas lahan tebu tidak dilaksanakan, padahal sejumlah petani menunggu perubahan,” kata Ade.

Semakin sulitnya target swasembada gula 2014, kata dia, lahan kebun tebu di Kabupaten Cirebon terus menyempit, belum tersedia kebun bibit untuk menghasilkan tebu unggulan.

Petani tebu memasuki kemarau sulit mendapatkan pasokan air, akibat saluran irigasi belum tersedia mereka menyiasati sendiri dengan memanfaatkan pompanisasi.

Sementara itu Tarjo petani tebu Cirebon mengaku, rencana pemerintah untuk swasembada gula diperkirakan tidak terlaksana, karena lahan kebun tebu di Cirebon belum ada perubahan, padahal yang mendesak saluran irigasi dan pembibitan.

Dikatakannya, lahan kebun tebu semakin menyempit sebelumnya mencapai 7.600 hektare di Cirebon, kini hanya sekitar 6500 hektare, 1000 hektare berubah fungsi. “Upaya memperbaiki sarana dan pengembangan usaha kebun tebu, belum dirasakan oleh ribuan petani tebu, kondisinya semakin parah,”katanya. (ant)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *