KOPI ARABIKA DIPASARKAN KE EROPA

MedanBisnis – Kulon Progo. Kopi Arabika Suroloyo produksi Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai dikenalkan di pasar Eropa terutama Jerman. “Saat ini kami menjual kopi Arabika Suroloyo di kedai kopi Suroloyo di Kota Yogyakarta. Minggu kemarin, peminat kopi dari Jerman memesan kopi produksi kami,” kata anggota Kelompok Tani Sedyo Rukun Samigaluh, Yanto, di Kulon Progo, Jumat (28/9).
Dikatakannya, Kelompok Tani Sedyo Rukun Samigaluh mampu memproduksi sedikitnya 15  kilogram kopi bubuk per hari. Harga kopi bubuk yang telah dikemas ini Rp75.000 per kilogram. “Kami terus meningkatkan produksi, dan meningkatkan kualitas, sehingga kopi Arabika Suroloyo mampu bersaing dengan kopi yang ada di pasaran,” katanya.

Menurut dia, keunggulan kopi Arabika Suroloyo yakni merupakan kopi organik yang memiliki cita rasa khusus. Saat ini, kata dia, kopi Arabika Suroloyo sedang diujicoba di laboratorium untuk mendapatkan keterangan atau label bahwa kopi ini memenuhi standar kesehatan. “Dengan memperoleh izin dari Dinas Kesehatan, semogakopi Arabika Suroloyo dapat dipasarkan lebih luas lagi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertan) Kulon Progo Muhammad Aris Nugroho mengatakan pihaknya akan melakukan pendampingan mulai dari budi daya hingga pengolahan produk kopi untuk dikembangkan menjadi produk unggulan Kulon Progo, selain teh dan cengkih. Harga biji kopi kering jenis Robusta Rp 48.000 per kilogram, dan Arabika Rp 50.000 per kilogram.

Disebutkannya, dengan mengolah biji kopi menjadi kopi siap saji, akan menjadikan harga lebih mahal, dan petani juga mendapatkan keuntungan tambahan. “Kami akan memberikan fasilitas berupa peralatan pembuatan kopi, dan akan membantu hingga pemasarannya,” kata Aris. (ant)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *