POLSEK PANCURBATU RINGKUS SINDIKAT PENCURI TRUK ANTAR PROVINSI

Pancurbatu,(Analisa). Polsek Pancurbatu meringkus dua tersangka merupakan sindikat kasus pencurian truk antar Provinsi Medan-Pekanbaru, Kamis (27/9) sore.
Kedua tersangka itu, RS (32) mengaku warga Jalan Sei Sikambing B Gang Kelapa Medan, dan SS alias Toni (38) mengaku warga Kampung Durian Medan, Penangkapan kedua tersangka dipimpin Kanit Sabhara AKP P Ketaren dan Kanit Serse P Samosir.

Keterangan diperoleh Jumat (28/9), petugas Unit Reskrim Polsek Pancurbatu, kedua tersangka tercatat sebagai target operasi sehubungan kasus yang sama beberapa bulan lalu terjadi di wilayah hukum Polsek Pancurbatu.

Modus operandi tersangka berpura-pura mencarter truk yang dikemudikan Roni Lumbangaol (33), warga Desa Sumbul Pegagan Kabupaten Dairi Sidikalang.Kemudian truk dilarikan setelah memberikan minuman bir bercampur obat bius kepada supir truk.

Awalnya yang diringkus RS dan selanjutnya temannya SS alias Tony ditangkap tanpa perlawanan dekat lokasi hiburan Bandar Baru.

Ketika Unit Reskrim bersama Unit Sabhara berusaha meringkus komplotan tersangka, seorang lagi teman mereka A, warga Medan meloloskan diri membawa truk menuju Medan.

Lamhot Solin juga menjadi korban, setelah diberi minuman bir bercampur obat, hingga kondisi tidak sadar. Alasan A membawa truk Lamhot Solin untuk membeli nasi bungkus, ternyata dibawa lari ke arah Medan.

Kanit Lantas Polsek Pancur batu AKP Tony Simanjuntak, SH melakukan penghadangan terhadap truk itu di depan markas Polsek Pancur Batu, ternyata tersangka A tidak melintas depan Polsek melainkan melalui jalan alternatif menuju Medan. Pengakuan RS di Polsek Pancur Batu mengakui, sebagai eksekutor pencurian truk atas perintah A juga sebagai pendana,penadah dan penjual truk curian itu.

“Saya kerja atas perintah A, semua hasil pencurian diantarkan kepadanya dan A yang mengatur masalah ini”, ungkap tersangka.

Lumpuhkan

Menurut RS, mereka beraksi mencuri truk antar Provinsi sebanyak 31 kali, semuanya berhasil dengan cara melumpuhkan supir truk dengan memberi minuman bercampur obat penenang, hingga tidak sadarkan diri lalu membawa lari kendaraannya.

Daerah yang sering menjadi sasaran pencurian, menurut kedua tersangka di Jambi, Padang, Palembang, Bengkulu, Aceh, Tanjung Balai, Medan, Sibolangit serta Batam. Selain truk, mereka juga mengakui ada mencuri tiga mobil Avanza, Inova dan Dable Kabin Estarada. Menjawab wartawan, kedua tersangka mengakui aksinya di daerah Sibolangit sudah 4 kali dilakukan, semuanya berhasil modusnya sama, ujar tersangka.

Aksi di Sibolangit, dua di antaranya truk yang pernah dicuri milik Hendra Benyamin Hutagalung warga Samosir dan mobil Avanza milik Rosmina beru Nainggolan warga Silangit, Siborong-Borong. Pemilik melapor ke Polsek Pancurbatu beberapa bulan lalu, kini semua terungkap.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Darwin Sitepu SH ketika dikonfirmasi Analisa, menyatakan, pihaknya berhasil meringkus dua tersangka diduga merupakan sindikat dalam kasus pencurian kendaraan bermotor antar provinsi,berikut barang bukti dua truk jenis Colt Diesel. (dr)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *