MATERIAL KAYU SISA BANJIR BANDANG DIBERSIHKAN

PADANG–MICOM: Material kayu sisa banjir bandang pertama dan kedua di hulu sungai Batang Kuranji, Batu Busuak, Kelurahan Lambung Bukit, Kota Padang, dibersihkan oleh petugas gabungan.

Koordinator Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumbar Ade Edward, Sabtu (22/9), mengatakan pembersihan bertujuan untuk meminalisir risiko ancaman banjir bandang dimasa mendatang.

Menurutnya, operasi yang telah berjalan selama enam hari tersebut melibatkan 145 personel di lapangan dan 24 personel pendukung. Mereka dipersenjatai dengan 45 unit mesin pemotong shin shaw.

Dalam operasi pembersihan tahap pertama ini, material kayu yang bertumpukan di badan sungai baik itu vertikal searah dengan arus maupun yang membelintang di jalur sungai, dipotong kecil-kecil berukuran 50- 100 centimeter.

“Pohon yang bercabang terlebih dahulu kita pangkas cabangnya. Pola pemotongan dengan skala kecil, supaya ketika air besar bisa menghanyutkan ke bawah. Saat ini sudah terpotong sekitar 500-1000 kubik,” kata Ade.

Tim gabungan yang terlibat terdiri dari Sekber Pecinta Alam Sumbar, TNI, Basarnas, BPBD, Radio Amatir Republik Indonesia (RAPI), dan lainnya.

Saat ini, jelas Ade, pemotongan material kayu baru sampai pada ketinggian 315 meter di atas permukaan laut.

“Untuk tahap pertama ini kita akan cukupkan pada ketinggian tersebut. Kita akan akhiri operasi ini sore nanti,” tukasnya.

Selain melakukan pemotongan material kayu, upaya mengurangi resiko bencana (mitigasi) yang dilakukan di DAS Batang Kuranji adalah memasang bronjong, relokasi warga yang tinggal di kawasan terancam bencana.

“Ini adalah upaya mitigasi paling lengkap di Indonesia. Relokasi korban banjir bandang kemaren telah mendapat lokasi di Sungkai, Lambung Bukit,” terangnya. (YH/OL-12)
sumber: mediaindonesia

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *