KASUS BLACKBERRY “DAUR-ULANG”, POLDA SUMUT ‘KANTONGI’ NAMA TERSANGKA

Medan, (Analisa). Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sumut, ‘mengantongi’ sejumlah nama yang bakal dijadikan tersangka dalam kasus Blackberry “daur-ulang”.
“Namun untuk memastikan nama-nama itu, kita masih menunggu bantuan pemeriksaan terakhir dari saksi ahli dari Jakarta yang kita undang ke Medan. Mungkin pekan depan,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Sadono Budi Nugroho, Jumat (21/8).

Didesak nama-nama yang bakal dijadikan tersangka, Sadono masih enggan memberikannya. “Inisialnya saja pun belum bisa saya berikan. Tunggu saja, pasti nanti akan kita beberkan,” tegasnya.

Terkait saksi yang sudah diminta keterangan dalam kasus itu, Sadono menyatakan pihaknya sudah memeriksa 10 orang dari toko-toko penjual Blackberry “daur-ulang” tersebut. Bagi pemilik toko dan dua distributor atau pemasok telepon pintar tersebut, dia mengaku belum dilakukan pemeriksaan. Namun pasti akan dilakukan dan jadwalnya telah diagendakan.

Setiap memanggil orang untuk diminta keterangan sebagai saksi, sebutnya, harus memenuhi prosedur hukum. Siapa saja yang tercantum dalam berita acara akan dipanggil.

Sadono juga mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban atau telah memberi Blackberry “daur-ulang” atau re-kondisi, segera melaporkan ke Polda Sumut.

Seperti diberitakan, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut menyita 137 Blackberry dari berbagai tipe dari lima toko.

Tipe yang disita yakni 8520, 9800, 9700, 9150, 9780, 9360, 9500 dan 9105 dan hasil pemeriksaan sementara telepon pintar tersebut sesungguhnya bekas pakai namun ‘disulap’ menjadi barang baru dan dipasok dua perusahaan dari Jakarta yakni CV. VU dan TN

Kasubdit I/Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Sumut AKBP Edi Fariadi berujar, dari hasil penelusuran yang dilakukan di lima toko penjual Blackberry disita 137 produk Blackberry re-kondisi dan memeriksa sejumlah saksi. (hen)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *