KASUS AIPTU HUSNI DIKOORDINASIKAN KE MEDAN

LHOKSUKON – Tim dari Kepolisian Resort Aceh Utara akan ke Polresta Medan guna memeriksa Aiptu Husni secara internal, terkait kepemilikan dua kilogram sabu, sepucuk senjata api laras panjang jenis AK 56 dan 26 butir amunisi, sebuah granat aktif, sepucuk senjata api jenis FN USA beserta  120 butir amunisi aktif.

“Proses hukum terkait narkoba dan senjata api, Aiptu Husni akan ditangani Polresta Medan. Tim kita datang ke Polresta guna melihat hasil pemeriksaannya, apakah Aiptu Husni ada terindikasi pidana atau tidak,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Farid, hari ini.

Tentang pemeriksaan internal Polres Aceh Utara itu, kata Kapolres, dilakukan  setelah pemeriksaan di Polresta Medan selesai.

“Jika terbukti melakukan pidana, Komisi Kode Etik (KKE) akan menentukan apakah Aiptu Husni masih layak atau tidak untuk tetap menjadi anggota Polri,” sebut AKBP Farid.

Seperti yang diketahui, Aiptu Husni, oknum polisi yang disebut-sebut menjadi bandar sabu-sabu akhirnya berhasil ditangkap di Deli Serdang, Sumatera Utara. Saat penangkapan, petugas menemukan sepucuk pistol yang terselip di pinggangnya jenis FN USA.

Ia ditangkap saat makan di Mc Donald, salah satu restoran siap saji di Kawasan Jalan Medan – Binjai, KM 13, Diski, Deli Serdang, pada Kamis, 13 September 2012 kemarin. Saat penangkapan, ia tidak melakukan perlawanan.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *